Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS kekerasan terhadap anak di day care atau tempat penitipan anak di Yogyakarta, mendapat respons cepat dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan memperketat dan meningkatkan standar pengawasan layanan penitipan anak.
“Mencuatnya kasus di day care Yogyakarta itu, langsung kami respons dengan menggelar pembahasan internal menyusul tersebut. Kami juga sudah berdiskusi secara internal untuk memperkuat langkah pencegahan,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3AKB Balikpapan, Nursyamsiarni Djufril Larose, Rabu (29/4).
Menurutnya, pencegahan menjadi kunci utama dalam melindungi anak dari potensi kekerasan. Karena itu, seluruh day care di Balikpapan diharapkan memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah, sejalan dengan program nasional “Tamasya” (Taman Asuh Sayang Anak) yang mendorong peningkatan kualitas pengasuhan.
“Kami juga telah melaksanakan workshop pemenuhan hak anak dengan menyasar pengelola day care sebagai peserta utama. Program ini akan dilanjutkan dengan sosialisasi yang lebih luas,” tuturnya.
Dalam sosialisasi lanjutan, kata Nursyamsiarni, pihaknya akan menghadirkan narasumber dari day care yang sudah memenuhi standar Kementerian, agar bisa memberi gambaran konkret kepada pengelola lainnya.
Saat ini, Balikpapan telah memiliki sejumlah day care yang terstandarisasi, salah satunya yang dikelola oleh Koperasi Beriman dan telah memiliki beberapa titik layanan.
“Dalam upaya peningkatan kualitas, aspek pengawasan menjadi perhatian penting. Salah satu indikator yang ditekankan adalah pemasangan kamera pengawas atau CCTV dan itu sangat perlu, sebagai salah satu bagian dari standarisasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, standar day care tidak hanya mencakup sarana dan prasarana, tetapi juga sistem administrasi serta pola pengasuhan yang menyeluruh.
Untuk diketahui, bebernya,berdasarkan data sementara, jumlah day care di Balikpapan kini telah mencapai lebih dari 20 unit. Untuk memastikan seluruhnya memenuhi ketentuan, pihaknya terus berkoordinasi dengan lintas sektor, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
“Kami berharap langkah ini, dapat memperkuat perlindungan anak sekaligus menjamin keamanan dan kenyamanan layanan penitipan anak di Balikpapan serta mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak. Harapannya edukasi ini bisa menjangkau seluruh pengelola day care, sehingga menjadi panduan,” pungkasnya. (EM/E-4)
KASUS kekerasan terhadap anak di Day care Yogyakarta merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan sekaligus tamparan keras bagi sistem perlindungan anak di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved