Kloter Terakhir, Empat JCH Bengkulu Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Marliansyah
28/4/2026 19:17
Kloter Terakhir, Empat JCH Bengkulu Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Ilustrasi(Antara)

SEBANYAK empat orang jemaah calon haji (JCH) asal Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, gagal berangkat menjelang pemberangkatan kelompok terbang (kloter) terakhir ke Tanah Suci, Selasa (28/4).

Sebanyak empat orang JCH asal Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, batal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026 dan penundaan tersebut terjadi menjelang keberangkatan kloter terakhir.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, Intihan di Bengkulu, mengatakan,sebanyak empat JCH tersebut melakukan keputusan penundaan berangkat ke Tanah Suci merupakan pilihan pribadi yang dihormati.

“JCH tersebut sudah mengonfirmasi bahwa mereka lebih memilih merawat istrinya yang sedang sakit dengan pertimbangan itu, mereka memastikan tidak akan berangkat pada kloter musim haji 2026," katanya.

Kemenhaj, lanjut dia, telah berupaya mencari solusi melalui mekanisme penggantian jemaah. 

Namun, proses tersebut tidak dapat dilakukan karena sistem sudah ditutup menjelang keberangkatan kloter terakhir.

Empat JCH tersebut yakni Sirhan, Suhada, Zamhuri, dan Ismawati. 

Keempatnya memutuskan menunda keberangkatan dengan alasan berbeda, termasuk faktor kesehatan keluarga.

JCH Suhada dan Zamhuri memilih tidak berangkat meski secara administrasi masih memungkinkan karena harus mendampingi istri yang sakit dan dinyatakan tidak layak terbang.

“Kami sempat mengupayakan penggantian, tetapi saat ini akses untuk pergantian sudah terkunci karena mendekati pelepasan kloter terakhir Bengkulu," imbuhnya.

Meski batal berangkat tahun ini, kata dia, keempat JCH tersebut dipastikan tetap memiliki hak untuk menunaikan ibadah haji. 

Mereka akan diprioritaskan pada musim haji berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku. (MY/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya