Dies Natalis ke-64 GAMKI dan Paskah Soroti Tantangan Global di Tengah Perang Timteng

Irvan Sihombing
28/4/2026 14:19
Dies Natalis ke-64 GAMKI dan Paskah Soroti Tantangan Global di Tengah Perang Timteng
Selain ibadah dan seremoni, rangkaian Dies Natalis ke-64 GAMKI juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti GAMKI Award, pameran UMKM, serta bakti sosial.(Dok. Istimewa)

PERAYAAN Dies Natalis ke-64 Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) di Sutan Raja Kotamobagu, Sulawesi Utara, menjadi momentum untuk menegaskan peran pemuda dalam memperkuat toleransi, sekaligus merespons tantangan global yang kian kompleks.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya Ketua Umum GAMKI Sahat Sinurat, Wakil Menteri Pelindung Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) sekaligus Wakil Kepala Badan Pelindung Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla, serta Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu.

Puncak kegiatan diisi dengan ibadah puncak Paskah Nasional mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”. Sahat Sinurat menegaskan, perayaan Dies Natalis dan Paskah Nasional bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ruang konsolidasi dan penguatan peran kader di tengah masyarakat.

"Hari ini kita melaksanakan ibadah perayaan paskah dan dies natalis ke 64 GAMKI harus menjadi spirit dengan kehadiran gamki di tengah masyarakat. Tentunya kader GAMKI harus menjadi penggerak utama dalam membangun peradaban toleransi," ucapnya dalam keterangan, Selasa (28/4/2026).

Sahat menambahkan, semangat tersebut tercermin dari keterlibatan pengurus GAMKI di seluruh Indonesia, termasuk melalui pendekatan yang mengintegrasikan budaya dan spiritualitas dalam ibadah syukur yang dipimpin oleh Pendeta Raintama Pangulimang.

Di tengah dinamika global, GAMKI juga menyoroti dampak konflik di Timur Tengah terhadap sektor energi dan pangan. Organisasi ini mendorong kadernya untuk aktif dalam penguatan ketahanan pangan di berbagai daerah.

"Kita sedang ada tantangan global perang di timur tengah terkait persoalan energi dan pangan. Kita harus dorong kader melakukan diverifikasi pangan seperti di beberapa daerah seperti di NTT, Sulawesi Maluku. Kita bekerja sama dengan sejumlah gereja untuk mendorong ketahanan pangan itu menunjukkan bahwa kita hidup di masyarakat yang beragam majemuk," imbuhnya.

Sementara itu, Todotua Pasaribu menekankan pentingnya soliditas nasional dalam menghadapi situasi global yang tidak menentu.

"Bahwa sekarang ini dengan situasi dunia yang saat ini memang harus ada suatu kebersamaan dan kekompakan nasional dari seluruh elemen bangsa untuk memberikan support kepada semua kegiatan program pemerintah," tandas Todotua.

Selain ibadah dan seremoni, rangkaian Dies Natalis ke-64 GAMKI juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti GAMKI Award, pameran UMKM, serta bakti sosial, yang menjadi wujud konkret kontribusi organisasi terhadap masyarakat. Perayaan Dies Natalis ke-64 Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) di Sutan Raja Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (27/4). (I-1) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya