Melalui Ular Tangga Islami Jumbo, UPI Berdayakan Siswa Muslim di Nonthaburi Thailand

Naviandri
27/4/2026 23:16
Melalui Ular Tangga Islami Jumbo, UPI Berdayakan Siswa Muslim di Nonthaburi Thailand
Tim PKM Luar Negeri (LN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di komunitas muslim Nonthaburi.(Dok.UPI)

UNTUK memperkuat ekosistem pendidikan karakter di komunitas muslim Nonthaburi, Tim PKM Luar Negeri (LN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membawa inovasi permainan edukatif Islami ke Kampung Indonesia di Thailand, melalui  permainan ular tangga berukuran jumbo, dengan corak Islami yang digelar disebelum Thammislam Foundation School, Nonthaburi, Thailand. 

Siswa sekolah dasar dari komunitas kampung Indonesia berlomba melangkah di atasnya, tertawa, bertanya dan belajar nilai-nilai akhlak, tanpa terasa seperti sedang belajar. Inilah wajah dari kegiatan PKM Luar Negeri UPI yang berlangsung dari 18 hingga 21 April 2026 lalu.

Kegiatan bertajuk “Penguatan Ekosistem Pendidikan Karakter islami Melalui Pemberdayaan Siswa SD di Komunitas Kampung Indonesia Nonthaburi Thailand” ini digelar oleh tim PKM LN yang terdiri dari tiga dosen dan tiga mahasiswa UPI. Dipimpin Ani Nur Aeni, tim beranggotakan Maulana dan Dety Amelia Karlina serta mahasiswa Anita Seli, Indri Deniawati dan Lula Dwi Kemaliah.

Permainan ular tangga islami jumbo bukan sekadar hiburan, ini adalah jembatan antara nilai agama dan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa-siswa SD di Nonthaburi. Sekolah ini menjadi lokasi utama simulasi dan praktik langsung permainan ular tangga islami ukuran jumbo, sebuah media pembelajaran inovatif yang dirancang tim PKM LN UPI untuk menanamkan akhlak mulia kepada siswa SD secara interaktif dan menyenangkan. Para siswa tampak antusias bergiliran melempar dadu dan menyimak pesan moral di setiap kotak permainan.

PENATARAN GURU
Selain kegiatan bersama siswa, tim  juga menyelenggarakan penataran bagi para guru SD setempat. Sesi ini berfokus pada pembekalan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang kreatif dan kontekstual, sehingga guru dapat terus menghadirkan pembelajaran karakter islami secara mandiri pasca kegiatan berlangsung. 

Keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi kemitraan lintas lembaga, selaras dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan ke-17 yakni  Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. 

Tim PKM LN UPI menggandeng LSM Sharing, di bawah pimpinan Ikhyanudin serta Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Thailand yang dinakhodai, Andi Subhan Husain.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa pengabdian masyarakat lintas batas negara hanya bisa terwujud melalui jaringan kemitraan yang solid antara perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan komunitas diaspora. Semangat kolaborasi itu pun tecermin langsung dari respons para mitra di lapangan. 

RUANG PERTEMUAN ANTARMASYARAKAT
Ketua PCIM Thailand, Andi Subhan Husain menyampaikan pandangannya tentang makna kegiatan ini bagi komunitas Indonesia di Nonthaburi. Ia melihat kegiatan ini bukan hanya sebagai program pendidikan, tetapi juga sebagai ruang pertemuan yang hangat antara masyarakat Indonesia dan Thailand di Thammislam Foundation School. 

Interaksi yang terbangun melalui kegiatan ini menunjukkan bahwa Kampung Indonesia di Thailand dapat berkembang bukan hanya sebagai komunitas diaspora, tetapi sebagai jembatan kolaborasi lintas budaya. 

"Anak-anak belajar bersama, guru berbagi pengalaman dan nilai-nilai kebaikan menjadi bahasa yang menyatukan. Bagi kami, ini adalah langkah penting dalam memperkuat Kampung Indonesia sebagai ruang hidup yang inklusif, adaptif dan berdaya, di mana warga Indonesia dan masyarakat lokal Thailand dapat tumbuh bersama secara harmonis. Kami berharap inisiatif seperti ini dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi penguatan komunitas dan hubungan antar masyarakat kedua negara," ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan, Ikhyanudin yang menegaskan komitmen lembaganya untuk terus mendukung sinergi antara perguruan tinggi Indonesia dengan komunitas global. Ia berharap dapat terus memfasilitasi perguruan tinggi di Indonesia dalam memperluas jejaring kerja sama global serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat internasional melalui pendekatan kesehatan, pendidikanbdan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

AWAL SEBUAH KOLABORASI
Ketua Tim  PKM LN UPI, Ani Nur Aeni menerangkan, dukungan dan harapan dari kedua mitra tersebut semakin memperkokoh keyakinan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan satu kali, melainkan awal dari sebuah kolaborasi jangka panjang yang membawa manfaat nyata bagi komunitas Indonesia di Thailand. 

"Kegiatan ini sendiri didanai dari Dana Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) UPI Tahun Anggaran 2026, berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 534/UN40/PT.01.01/2026. Ini bentuk nyata komitmen UPI sebagai universitas pendidikan dalam menjangkau dan memberdayakan komunitas Indonesia di mancanegara," jelasnya.

Menurut Ani, selama kegiatan berlangsung suasana belajar terasa hidup dan penuh semangat. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap sesi permainan. Melalui ular tangga islami jumbo, mereka tidak hanya melempar dadu dan berpindah petak, tetapi juga menjawab pertanyaan seputar adab, akhlak, dan nilai-nilai keislaman yang tersematkan di setiap kotak permainan. 

Metode berbasis permainan ini terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna, sejalan dengan pendekatan pembelajaran aktif yang selama ini dikembangkan oleh UPI.

"Sesi penataran guru menjadi bagian yang tidak kalah penting dari rangkaian kegiatan ini. Para pendidik mendapatkan pembekalan langsung mengenai cara merancang dan menggunakan berbagai media pembelajaran PAI yang inovatif, interaktif dan sesuai dengan karakteristik siswa SD," tandasnya.

FILOSOFI PENDEKATAN
Tim lanjut Ani, berbagi tidak hanya alat dan media tetapi juga filosofi di balik pendekatan tersebut. Bahwa pendidikan karakter islami paling efektif ketika disampaikan dengan cara yang menyentuh hati dan melibatkan seluruh potensi anak. Guru-guru menyambut antusias dan berharap dapat menerapkan metode ini secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran sehari-hari di sekolah. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya terbatas di dalam negeri. 

"Dengan membawa semangat pengabdian melampaui batas geografis, UPI turut hadir dalam upaya pelestarian identitas, budaya, dan nilai-nilai islami di tengah komunitas muslim di Thailand. Pengalaman ini sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara UPI dan berbagai institusi pendidikan Islam di kawasan Asia Tenggara untuk masa yang akan datang," sambungnya. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya