Rote Ndao Targetkan Eliminasi Malaria 2029

Palce Amalo
26/4/2026 20:37
Rote Ndao Targetkan Eliminasi Malaria 2029
Peringatan Hari Malaria Sedunia di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT)(dok Rotary Club Kupang Victory b)

PERINGATAN Hari Malaria Sedunia di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat aksi nyata percepatan eliminasi malaria dengan target pada 2029.

Kegiatan yang digelar Rotary Club Kupang Victory bersama pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat ini berlangsung selama dua hari, 24-25 April 2026, di dua desa prioritas, yakni Faifua di Kecamatan Rote Timur dan Daiama di Kecamatan Landu Leko.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dedelussy Dethan, sementara penutupan dilakukan Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk.

Mengusung tema “Driven to End Malaria: Now We Can, Now We Must”, peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi difokuskan pada aksi lapangan melalui skrining malaria, pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT), community assessment, serta kampanye edukasi pencegahan.

Hasilnya, cakupan pemeriksaan malaria melampaui target. Dari target awal 200 orang, sebanyak 351 warga berhasil diperiksa. Di Desa Faifua, 106 orang diperiksa dan ditemukan satu kasus positif malaria falciparum. Sementara di Desa Daiama, 245 orang diperiksa dengan hasil seluruhnya negatif.

Temuan kasus tersebut langsung ditindaklanjuti melalui penyelidikan epidemiologi dengan pemeriksaan terhadap keluarga pasien serta 25 warga di sekitar lokasi guna mencegah potensi penularan lebih luas.

Selain deteksi dini, kegiatan ini juga memperkuat edukasi masyarakat tentang pencegahan malaria, seperti penggunaan kelambu, menjaga kebersihan lingkungan, mengenali gejala sejak dini, serta pentingnya segera memeriksakan diri saat mengalami demam.

Ketua Rotary Club Kupang Victory, Maxi Julians Rihi Dara, menegaskan bahwa eliminasi malaria membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Eliminasi malaria bukan pekerjaan satu pihak, tetapi gerakan bersama. Dengan kebersamaan, target ini bisa kita capai,” ujarnya lewat keterangan tertulis, Minggu (26/6). 

Sebagai dukungan konkret, Rotary Club Kupang Victory menyalurkan bantuan berupa mikroskop, ratusan alat RDT, reagen, larvasida, serta insektisida untuk penyemprotan rumah. Dukungan ini juga melibatkan jaringan global Rotarians Against Malaria.

Selain itu, dilakukan community assessment oleh tim bersama tenaga ahli malaria untuk memetakan kondisi lapangan dan tantangan eliminasi, sebagai dasar penyusunan strategi intervensi yang lebih tepat sasaran.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, mengatakan optimisme daerahnya dapat mencapai eliminasi malaria pada 2029.

“Kita mulai dari lingkungan sendiri, dari rumah dan kesadaran bersama. Dengan kerja bersama, kita optimistis target eliminasi malaria 2029 dapat tercapai,” ujarnya.

Menurut Paulus Henuk, pemerintah memberikan dukungan penganggaran melalui dana desa guna memperkuat upaya pencegahan dan penanganan malaria secara berkelanjutan.

Dia menegaskan, momentum eliminasi malaria di Rote Ndao bukan sekadar harapan, melainkan target nyata yang tengah dikejar melalui aksi bersama di lapangan. (PO/E-4) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya