Sistem OSS di Asrama Haji Sukolilo, Proses Administrasi Jemaah Jadi "Satu Pintu" dan Cepat

Faishol Taselan
23/4/2026 15:36
Sistem OSS di Asrama Haji Sukolilo, Proses Administrasi Jemaah Jadi
Ilustrasi(Dok Metro TV)

PENERAPAN sistem one stop service (OSS) dinilai mempermudah proses administrasi dan keberangkatan dan pelayanan proses jemaah haji yang hendak berangkat ke Tanah Suci melalui Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

“Sistem itu mengintegrasikan seluruh tahapan layanan dalam satu alur yang lebih efisien,” kata  Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan Haji Asrama Haji Embarkasi Surabaya Ahmad Mudhofar di Surabaya, Kamis (23/4).

Sejak OSS diterapkan, menurutnya, jemaah tidak lagi harus berpindah-pindah lokasi untuk mengurus berbagai keperluan seperti tahun-tahun sebelumnya. Semua proses kini dilakukan dalam satu rangkaian di aula penerimaan. Sehingga, jemaah lebih mudah dan tidak kelelahan.

Dijelaskan, tahapan utama dalam layanan OSS meliputi pemeriksaan kesehatan akhir untuk memastikan kelayakan terbang, verifikasi dokumen seperti paspor dan visa, pembagian gelang identitas serta kartu Nusuk, hingga penyerahan uang saku (living cost) sebanyak 750 Riyal Arab Saudi.

“Berbeda dari tahun sebelumnya, Kartu Nusuk kini sudah diterima jemaah sejak di embarkasi, tidak lagi menunggu saat tiba di Tanah Suci. Ini sangat mempermudahkan petugas,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, pengaturan jemaah juga dibedakan berdasarkan nomor kloter, di mana kloter ganjil akan ditempatkan di Mina, sedangkan kloter genap di Muzdalifah.

Setelah menyelesaikan seluruh tahapan, jemaah langsung diarahkan menuju kamar asrama untuk beristirahat sebelum diberangkatkan.
Dalam pelaksanaannya, jemaah dengan risiko tinggi mendapat prioritas untuk menjalani proses lebih awal. Namun, Ahmad Mudhofar mengingatkan pentingnya kedisiplinan jemaah dalam memperhatikan barang bawaan.
“Paspor harus dibawa oleh jemaah karena akan digunakan untuk pemeriksaan di Tanah Suci,” katanya.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya