Pemprov Jateng Kucurkan Rp33,5 M untuk Bantu TNI Atasi Masalah Pedesaan

Widjajadi
22/4/2026 23:27
Pemprov Jateng Kucurkan Rp33,5 M untuk Bantu TNI Atasi Masalah Pedesaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mmberikan Rp33,5 miliar kepada TNI untuk program TMMD.(MI/Widjajadi)

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah dukung  tentara Rp33,5 miliar untuk membantu problematik masyarakat pedesaan, lewat program TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Reguler ke-128 Swngkyung Tahap II Tahun 2026.

Penegasan oti diaampaikan Sekretaria Daerah ( Sekda ) Pemprov Jateng, Soemarno saat mewakili Gubernur Ajmad Luthfi membuka pelaksanaan TMMD di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Rabu ( 22/4).

Dia katakan, program TMMD dipastikan sangat strategis untuk menyelesaikan problematik di pedesaan dalam.meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Jumlah penduduk kita itu 80%  ada di desa. Wilayah kita juga 80% ada di desa. Jadi pembangunan harus kita mulai dari desa," beber Sumarno saat membuka TMMD Reguler Ke-128 Dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Puro.

Menurut dia,  TNI dengan memiliki struktur dan personel hingga desa,  selama ini konsisten untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah, baik provinsi ,kabupaten/kota, guna menyelesaikan problem di desa. 

"Pemprov Jateng sangat mengapresiasi.TMMD  Sengkuyung menjadi wujud nyata kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan komponen masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan," ungkap Soemarno.

Program TMMD menyasar kegiatan fisik, seperti pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana dasar masyarakat, aksesibilitas wilayah terpencil serta mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan.

Selain itu, juga ada kegiatan nonfisik, seperti peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara serta penguatan ketahanan wilayah, melalui bidang kesehatan, pendidikan, dan bela negara.

Guna menambah daya gedor, Pemda diminta terus berkoordinasi dengan Dansatgas TMMD di wilayah masing-masing. Hal ini untuk mengoptimalkan berbagai program unggulan, meliputi ketahanan pangan, pertanian terpadu, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyediaan air bersih, sanitasi, percepatan penurunan stunting, penguatan Posyandu, penghijauan dan juga rehabilitasi tempat ibadah.

Dansatgas TMMD Reguler ke-128 dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Sragen, Letkol Dindin Rohidin menjelaskan bahwa TMMR ini berlangsung mulai 22 April hingga  21 Mei 2026 secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah. 

Untuk sasaran fisik di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang adalah mengecor  jalan panjang 1.100 meter, talud 150 meter, rehab RTLH sebanyak 10 unit, pembuatan jamban sehat 10 unit dan sarana air bersih sumur bor 1 unit.

Sementara nonfisik, Kodim Sragen fokus menguatkan Sumber Daya Manusia Manusia (SDM) meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, posyandu dan penyuluhan penyakit, peternakan dan perikanan, pertanian, perkebunan,  bina mental, dan lainnya. (E-2)

 

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya