BWA Salurkan 40.000 Mushaf Al-Qur’an ke Pelosok Bangka Belitung

Basuki Eka Purnama
21/4/2026 17:09
BWA Salurkan 40.000 Mushaf Al-Qur’an ke Pelosok Bangka Belitung
Ilustrasi(MI/HO)

UPAYA memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an di wilayah kepulauan terus diperkuat. Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) secara resmi menyalurkan 40.000 mushaf Al-Qur’an ke lima kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an hingga ke pelosok negeri.

Distribusi yang berlangsung pada periode 13 hingga 22 April 2026 ini menyasar berbagai lembaga pendidikan Islam, mulai dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ), pondok pesantren, rumah Qur’an, hingga sekolah-sekolah umum. Program ini menjadi fase awal dari target besar BWA untuk mendistribusikan total 100.000 mushaf di seluruh wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Menjangkau Wilayah Terluar

Fokus utama penyaluran kali ini adalah daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses geografis. Selain wilayah daratan utama, tim BWA menembus tantangan transportasi laut untuk mencapai daerah terpencil seperti Pulau Selat Nasik dan Pulau Buku Limau. Wilayah-wilayah ini selama ini dinilai sangat membutuhkan pembaruan sarana pembelajaran keagamaan yang layak.

Berikut adalah rincian data distribusi program Wakaf Al-Qur’an di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung:

Aspek Program Keterangan
Jumlah Distribusi Saat Ini 40.000 Mushaf Al-Qur’an
Target Total Wilayah 100.000 Mushaf Al-Qur’an
Periode Distribusi 13 – 22 April 2026
Cakupan Wilayah Pangkalpinang, Bangka, Bangka Barat, Belitung, Belitung Timur
Lokasi Khusus/Terpencil Pulau Selat Nasik dan Pulau Buku Limau

Dukungan Tokoh dan Masyarakat

Kehadiran mushaf baru ini disambut hangat oleh para pengajar ngaji dan santri. Prof. Dr. Zayadi Hamzah, Pembina Yayasan Pondok Pesantren Al-Islam Kabupaten Bangka sekaligus Ketua Umum MUI Bangka Belitung periode 2020–2025, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini.

“Program wakaf Al-Qur’an ini sangat berarti bagi pesantren dan TPA di pelosok Bangka Belitung. Semoga menjadi pemantik lebih banyak kebaikan dan amal jariyah bagi para wakif,” ujar mantan Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik tersebut.

Senada dengan hal itu, Staf Program BWA, Zain Arie Priyanto, menegaskan bahwa pemerataan akses adalah kunci utama dalam pembinaan umat. “Ini bagian dari komitmen BWA menghadirkan mushaf Al-Qur’an berkualitas hingga ke pelosok. Kami ingin memastikan akses belajar Al-Qur’an semakin merata di seluruh Indonesia,” tuturnya.

BWA juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur atau "Sahabat Wakaf" yang telah menitipkan amanahnya. Dukungan kolektif ini menjadi fondasi kuat bagi BWA untuk terus memperluas syiar Islam, terutama di wilayah-wilayah terluar yang sulit dijangkau oleh akses logistik biasa. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya