Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SURAT Al-Hajj merupakan surat ke-22 dalam juz 17 Al-Qur'an yang terdiri dari 78 ayat. Surat ini memiliki kedudukan yang sangat istimewa karena karakteristiknya yang unik.
Para ulama tafsir berbeda pendapat mengenai klasifikasinya. Sebagian ayatnya turun di Makkah (Makkiyah) dan sebagian lain di Madinah (Madaniyah).
Hal itu menjadikannya salah satu surat yang memadukan nuansa peringatan keras tentang kiamat dengan aturan-aturan hukum syariat. Lebih jelasnya, simak pemaparan berikut.
Nama Al-Hajj diambil dari ayat ke-27. Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim AS untuk menyeru manusia agar mengerjakan ibadah haji. Secara bahasa, Al-Hajj berarti menyengaja atau menuju ke tempat yang agung.
Meskipun tidak memiliki banyak nama lain seperti Surat Al-Fatihah, para ulama sering menyebut surat ini sebagai Surat yang memiliki dua sujud. Hal ini karena dalam Surat Al-Hajj terdapat dua ayat sajdah (ayat 18 dan ayat 77), keistimewaan yang tidak dimiliki oleh surat-surat lain dalam Al-Qur'an.
Baca juga : Surat Al-Mu'minun: Makna, Asbabun Nuzul, Kandungan, dan Keutamaan
Asbabun nuzul Surat Al-Hajj tidak merujuk pada satu kejadian tunggal, melainkan tersebar pada beberapa konteks ayat:
Baca juga : Rukun Haji, Kewajiban, dan Perbuatan yang Diharamkan
Surat ini mencakup spektrum ajaran Islam yang sangat luas, di antaranya:
Baca juga: Makna Asmaul Husna Asy-Syafi Dalil, Keutamaan Zikir, Cara Mengamalkannya
Dalam berbagai kitab tafsir dan hadis, disebutkan beberapa keutamaan bagi mereka yang mendalami dan membaca surat ini:
| Sumber/Kitab | Keutamaan yang Disebutkan |
|---|---|
| Tafsir Al-Qurthubi | Membaca surat ini memberikan pahala yang setara dengan jumlah orang yang melakukan haji dan umrah di masa lalu dan masa depan. |
| Hadis Riwayat Ahmad | Keistimewaan surat ini terletak pada dua ayat sujudnya. Siapa yang tidak bersujud pada keduanya seolah ia tidak membaca keutamaannya. |
| Ulama Salaf | Membaca Surat Al-Hajj dengan tadabbur diyakini dapat memperkuat keteguhan iman dan memudahkan seseorang untuk dipanggil menjadi tamu Allah (Haji). |
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
Baca juga: Surat At-Tin Asbabun Nuzul, Pesan, Keutamaan, Tulisannya
Para ulama seperti Imam As-Suyuthi dalam Al-Itqan fi Ulumil Qur'an menyoroti bahwa Surat Al-Hajj adalah salah satu surat yang paling kompleks secara kronologis. Keunikan ini memberikan dampak pada cara ulama memahami hukum di dalamnya:
Hal ini mengajarkan kepada umat Islam bahwa iman (akidah) harus menjadi fondasi sebelum hukum (syariat) ditegakkan.
Baca juga: Surat Al-Alaq Asbabun Nuzul, Pesan Inti, Keutamaan, dan Tulisannya
Salah satu poin paling krusial dalam Surat Al-Hajj yang sering dikutip oleh ulama kontemporer adalah ayat 40. Ayat ini menegaskan bahwa jika Allah tidak memberi izin untuk membela diri, maka akan hancur biara-biara, gereja-gereja, sinagoge-sinagoge, dan masjid-masjid.
Kitab Tafsir Al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili menjelaskan bahwa Islam tidak hanya datang untuk menjaga masjid, tetapi juga menjamin keamanan tempat ibadah agama lain dari kezaliman. Ini adalah prinsip humanity dan toleransi tingkat tinggi yang sudah digariskan Al-Qur'an sejak abad ke-7.
Baca juga: Surat Al-Qadr Asbabun Nuzul, Pesan Inti, Keutamaan, dan Tulisannya
Sebagaimana disebutkan sebelumnya, keberadaan dua ayat sajdah (ayat 18 dan 77) adalah identitas utama surat ini. Dalam Kitab Al-Adzkar, Imam Nawawi menekankan pentingnya melakukan sujud tilawah sebagai bentuk pengakuan bahwa seluruh makhluk di langit dan bumi, termasuk matahari, bulan, dan bintang, semuanya tunduk kepada Allah.
"Barangsiapa yang bersujud ketika membaca ayat sajdah, setan akan menjauh sambil menangis dan berkata, 'Celakalah aku, anak Adam diperintah sujud lalu ia sujud maka baginya surga, sedangkan aku diperintah sujud tetapi aku membangkang maka bagiku neraka'." (HR Muslim)
Baca juga: Surat Al-Bayyinah Asbabun Nuzul, Pesan, Keutamaan, dan Tulisannya
Surat ini ditutup dengan ayat yang sangat komprehensif (ayat 78) yang mengandung beberapa poin instruksi terakhir bagi umat Islam:
Baca juga: Surat Az-Zalzalah Asbabun Nuzul, Pesan, Keutamaan, dan Tulisannya
Dengan memahami Surat Al-Hajj secara utuh, seorang mukmin diharapkan memiliki keseimbangan antara rasa takut kepada Allah (khauf) dan harapan akan rahmat-Nya (raja'), serta memiliki kesiapan mental untuk berkorban demi tegaknya kebenaran di muka bumi.
Baca juga: Surat Al-Adiyat Asbabun Nuzul, Pesan, Keutamaan, dan Tulisannya
Panduan lengkap Surat Al-Anbiya mencakup makna nama, latar belakang turunnya ayat, pesan tauhid, serta keutamaan membacanya menurut ulama.
Panduan lengkap karakteristik Juz 17, 18, dan 19 Al-Qur'an, mencakup daftar surat, asbabun nuzul, serta pesan utama untuk kehidupan sehari-hari.
Panduan lengkap Surat Al-Mu'minun meliputi makna nama, asbabun nuzul, kandungan pokok, hingga keutamaan membacanya menurut ulama dan kitab tafsir.
Panduan lengkap Surat An-Nur (Juz 18), mulai dari makna nama, asbabun nuzul, kandungan pokok tentang etika sosial, hingga keutamaan menurut para ulama.
Panduan lengkap karakteristik Juz 18, 19, dan 20 Al-Qur'an, daftar surat, asbabun nuzul, serta manfaat membacanya menurut ulama dan kitab tafsir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved