Layanan Prima Hotel Berbintang untuk Jemaah Haji Embarkasi YIA

Ardi Teristi Hardi
17/4/2026 16:34
Layanan Prima Hotel Berbintang untuk Jemaah Haji Embarkasi YIA
Ilustrasi(Dok Istimewa)

EMBARKASI Bandara Yogyakarta Internasional Airport menjadi Embarkasi pertama yang berbasis hotel. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang bertugas diharapkan dapat memberikan pelayanan yang prima kepada para calon haji.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf menyinggung embarkasi YIA, yang disebut sebagai embarkasi tanpa asrama pertama di Indonesia. Embarkasi YIA pun dinyatakan sebagai pilot project embarkasi tanpa asrama.

“Kami tentu berharap DIY berhasil menjalankan embarkasi pertamanya tahun ini," terang dia melalui daring saat Pelantikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi YIA Tahun 2026 di Hotel Novotel Kulonprogo pada Jumat (17/4). 

Ia mengatakan, jika pelaksanaannya memang bagus dan lancar, pihaknya akan membuka kesempatan daerah lain yang ingin menjadi embarkasi tanpa asrama di tahun-tahun selanjutnya.

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti menegaskan pelayanan prima akan diberikan pada jemaah haji yang berangkat dan pulang melalui embarkasi YIA. "Semua persiapaan yang dilakukan Kanwil Haji dan Umrah DIY bersama Pemda DIY ini bukan hanya dua bulan tiga bulan saja. Ini (embarkasi YIA) sudah diinisiasi sejak lama, hasil kolaborasi dengan banyak pihak, termasuk bandara YIA sendiri," ungkap dia.

Ni Made pun menegaskan, pelantikan hari ini menjadi awal dari amanah besar yang harus diemban para PPIH. Menurutnya, menjadi petugas haji adalah tugas mulia, karena Saudara akan mendampingi para tamu Allah dalam menunaikan ibadah di tanah suci.

“Patut kita syukuri bersama, penyelenggaraan ibadah haji di DIY untuk pertama kalinya, keberangkatan jemaah haji dilakukan melalui Embarkasi YIA," terang dia membacakan sambutan Sri Sultan HB X, Gubernur DIY. 

Operasional Embarkasi YIA bukan hanya sebuah pencapaian, melainkan juga tonggak bersejarah yang membanggakan. Untuk itu, fokus utama petugas adalah menjaga kondisi kesehatan jemaah agar tetap prima selama menjalankan ibadah haji. 

"Hal ini sejalan dengan slogan yang terus digaungkan, yakni berangkat sehat, pulang sehat. Slogan ini menjadi harapan sekaligus komitmen bersama yang diwujudkan dalam setiap aspek pelayanan," kata dia.

Sebelumnya, Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Mustofa menjelaskan, embarkasi haji Yogyakarta International Airport (YIA) yang berbasis hotel di sekitar Bandara YIA itu akan melayani sebanyak 9.320 calon haji dari 26 kelompok terbang (kloter).

"Secara keseluruhan, jumlah jemaah yang akan diberangkatkan dari DIY mencapai 3.830 orang, sedangkan sisanya dari (eks Karisidenan) Kedu," terang dia.

Jemaah haji DIY tahun ini terbagi dalam 11 kelompok terbang (kloter). Dengan fasilitas embarkasi berbasis hotel, jemaah dapat beristirahat dengan lebih baik sebelum terbang menjalankan ibadah haji dan meningkatkan kualitas layanan haji secara keseluruhan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya