Belum Ada Perubahan Jadwal, Kloter Pertama Jemaah Haji Jawa Tengah Diberangkatkan 22 April

Akhmad Safuan
13/4/2026 21:31
Belum Ada Perubahan Jadwal, Kloter Pertama Jemaah Haji Jawa Tengah Diberangkatkan 22 April
Ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)

KLOTER pertama jemaah haji Jawa Tengah dijadwalkan diberangkatkan pada 22 April 2026 mendatang, namun demikian proses selanjutnya akan mengikuti arahan pemerintah pusat terkait mitigasi situasi tidak terduga terkait kondisi di Timur Tengah.

Pemantauan Media Indonesia Senin (13/4) sejumlah daerah di Jawa Tengah masih mempersiapkan keberangkatan haji dari daerah masing-masing, selain menyiapkan administrasi dan sarana prasarana serta pelayanan bagi jemaah haji yang akan mulai diberangkatkan pada 22 April hingga 20 Mei mendatang 

Berdasarkan data dari Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Tengah, tahun 2026 ini jamaah haji asal Jateng berjumlah 34.122 orang yang auan dibagi dalam 81 kloter (28 ribuan jamaah) akan diberangkatkan dari Bandara Adi Soemarmo Solo dan 15 kloter jamaah (6.000-an jamaah) dari Bandara Internasional Yogyakarta.

"Sesuai jadwal yang telah ditetapkan kloter pertama jamaah haji Jawa Tengah dijadwalkan diberangkatkan pada 22 April 2026 mendatang," kata Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Tengah Fitriyanto.

Sejauh ini rencana diberangkatkan jemaah haji asal Jawa Tengah, lanjut Fitriyanto, masih sesuai jadwal dan tidak terpengaruh konflik terjadi di Timur Tengah, namun proses selanjutnya akan tetap mengikuti arahan pemerintah pusat terkait mitigasi situasi tidak terduga terkait kondisi di Timur Tengah.

Menurut Fitriyanto, skema keberangkatan masih sesuai dengan direncanakan dan untuk kelancaran nanti pemerintah juga akan selalu update kondisi terkini di Timur Tengah, tetap sampai saat ini penyelenggaraan haji masih sesuai dengan rencana keberangkatan yakni kloterpertama akan.

Pemerintah Arab Saudi, ungkap Fitriyanto, melalui kedutaan besarnya di Jakarta  telah memastikan prosesi pelaksanaan ibadah haji tidak akan terganggu akibat konflik di Timur Tengah, namun diperkirakan akan ada pengawasan ketat di MK eksh untuk menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Sesuai dengan standar operasional prosedur, demikian Fitriyanto, untuk keberangkatan jemaah dari Solo  akan transit di Bandara Kualanamu, Medan untuk pengisian BBM kemudian terus langsung direct ke Saudi dan  tidak ada transit lagi ke negara lain. "Jemaah  haji asal Jawa Tengah usia termuda itu 13 tahun dan tertua 103 tahun," tambahnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya