Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 49 direktur dan perwakilan politeknik negeri se-Indonesia menggelar rapat koordinasi di Claro Hotel, Makassar, Sulawesi Selatan Jumat (10/4). Mereka hadir dengan satu agenda utama, menyatukan visi dan mempercepat transformasi menuju politeknik university.
Langkah ini dinilai sebagai respons atas “baju yang sudah terlalu sesak” akibat perkembangan program pendidikan vokasi yang kini telah melampaui jenjang D3 hingga S3 terapan.
“Politeknik itu sekarang bajunya sudah terlalu sesak. Dulu hanya program D3 dan D2, tapi sekarang sudah S1, S2, bahkan S3 terapan. Orang mau S3 terapan juga sudah bisa di politeknik,” ujar Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia, Ahyar Muhammad Diah, di sela rakor.
Menurut Ahyar, lonjakan peminat politeknik dalam beberapa tahun terakhir semakin mempertegas urgensi transformasi kelembagaan.
Ia mencontohkan, salah satu politeknik negeri menerima 13.500 pelamar dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), namun hanya mampu menampung 2.000 mahasiswa karena keterbatasan kapasitas berbasis laboratorium.
“Kalau di universitas, satu kelas bisa 60 mahasiswa. Di politeknik hanya 24 karena berbasis praktik dan laboratorium. Dengan transformasi ke politeknik university, kita harap bisa menampung 5.000-6.000 mahasiswa, setengah dari peminat,” jelas Ahyar.
Ia menambahkan bahwa draf aturan mengenai politeknik university saat ini tengah dalam proses finalisasi di Biro Hukum Kementerian.
"Perkembangan dua hari terakhir sangat menggembirakan karena sudah masuk pada taraf lampiran. Pencabutan Permen segera dilakukan, politeknik sudah bisa membuka fakultas, biro, dan lembaga,” ujarnya.
Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Politani Pangkep), Prof H Mauli Kasmi, sebagai tuan rumah mengungkapkan bahwa rakor ini menjadi momen penting karena adanya “angin segar” berupa Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang dijadwalkan terbit tahun ini.
“Akhir-akhir ini ada informasi simpang siur menuju politeknik university. Ternyata ada angin segar, ada permen khusus untuk kita. Pak menteri menjamin, RUU Sisdiknas yang insyaallah tahun ini bisa terbit. Di Komisi X yang dibahas hanya satu RUU, yaitu RUU Sisdiknas. Ini harapan baru yang tadinya mulai kurang semangat,” kata Mauli.
Ia merinci tiga target utama rakor, yaitu menyatukan visi tentang posisi politeknik university dalam RUU Sisdiknas, memperkuat posisi politeknik dalam merespons kebijakan nasional, serta menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diperjuangkan bersama.
“Kami mohon agar semua aspirasi bisa sampai ke Komisi X dan terakomodir,” tambahnya.
Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Prof Rusdi Nur, menegaskan bahwa transformasi menjadi politeknik university bukan sekadar pergantian nomenklatur, melainkan penguatan riset terapan, inovasi, dan kerja sama internasional.
“Politeknik sudah belajar sampai ke China. Kami berharap politeknik tidak hanya setara, tetapi jenjangnya sama sehingga pimpinannya bukan direktur lagi, sudah rektor,” tegas Rusdi.
Sementara itu, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendiktisaintek, Beny Bandanadjaja, menilai rakor ini sangat strategis. Ia menjelaskan bahwa saat ini Kementerian tengah menggodok perubahan struktur organisasi dan tata kelola (SOTK) politeknik agar bisa sejajar dengan universitas.
“Selama ini politeknik belum punya nomenklatur untuk menjadi politeknik university. Dulu politeknik tidak bisa membuka fakultas. Dari direktur langsung ke jurusan. Ke depan, dengan adanya fakultas, pengelolaan bisa lebih terbagi dan efisien,” ujar Beny.
Ia menambahkan bahwa pembukaan fakultas akan disesuaikan dengan ukuran politeknik, misalnya jumlah mahasiswa 5.000 berapa fakultas yang bisa dibuka, begitu pula dengan yang 15.000-20.000 mahasiswa. “Ini masih dalam proses, tapi politeknik perlu membuat roadmap penyesuaian,” katanya.
Rakor ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret yang akan diperjuangkan bersama ke Komisi X DPR RI, dengan target transformasi politeknik university dapat segera terealisasi pada tahun 2026. (LN/E-4)
Selama puluhan tahun, politeknik memainkan peran penting dalam sistem pendidikan tinggi Indonesia. Model pendidikan ini dirancang menghasilkan tenaga kerja dengan keterampilan tinggi.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
K3TAB 2025 menghadirkan aturan baru untuk tingkat politeknik, yakni setiap tim wajib terdiri dari satu mahasiswa penerima beasiswa dan dua mahasiswa non-beasiswa.
SPP Poltekpar cuma Rp2 jutaan, masa tunggu bekerja maksimal tiga bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved