1.751 Jemaah Haji Sulteng Dipastikan Siap Berangkat, meski Timur Tengah Memanas

M Taufan SP Bustan
07/4/2026 14:39
1.751 Jemaah Haji Sulteng Dipastikan Siap Berangkat, meski Timur Tengah Memanas
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KANTOR Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tengah memastikan keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 2026 tetap berjalan lancar, meskipun situasi geopolitik global tengah mengalami peningkatan tensi.

Kepala Kanwil Kemenhaj Sulteng, Muchlis Aseng menegaskan, seluruh JCH Sulteng akan diberangkatkan sesuai jadwal, yakni pada 8 hingga 13 Mei 2026.

“Jemaah calon haji Sulawesi Tengah tetap akan berangkat. Dari total kuota 1.753 orang, saat ini tercatat 1.751 jemaah yang siap diberangkatkan. Terdapat mutasi keluar sebanyak 19 jemaah dan mutasi masuk 17 jemaah, sehingga terdapat selisih dua orang,” ungkap Muchlis di Palu, Selasa (7/4).

Terkait kondisi geopolitik global, Muchlis memastikan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, termasuk penyesuaian rute penerbangan.

“Pemerintah telah menyiapkan beberapa opsi, salah satunya tetap memberangkatkan jemaah dengan melakukan penyesuaian rute penerbangan,” ujarnya.

Muchlis juga menjelaskan, bahwa rute penerbangan haji Indonesia tidak melewati wilayah konflik di Timur Tengah, sehingga relatif aman bagi jemaah.

“Rute penerbangan haji Indonesia tidak melewati wilayah konflik. Biasanya transit di Medan (Kualanamu) atau Batam, kemudian langsung menuju Jeddah atau Madinah, khususnya untuk gelombang pertama. Dari sisi rute tidak ada masalah dan insyaallah aman,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya terus memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat melalui media sosial resmi, seperti Instagram dan Facebook, guna mengurangi kekhawatiran jemaah.

“Kami terus menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. Hingga saat ini, meskipun konflik masih berlangsung, jemaah umrah tetap aman dan tidak mengalami kendala,” ujarnya. 

Muchlis berharap, situasi di kawasan Timur Tengah ke depan semakin kondusif sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran bagi jemaah haji.

“Semoga konflik dapat segera mereda dan pelaksanaan ibadah haji berjalan aman dan lancar,” tandasnya.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya