Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANAYAKNYA ruas jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, salah satu warga Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara, menyurati Presiden Joko Widodo.
"Selaku anggota masyarakat yang berhak untuk berperan serta dalam penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan berupa pemantauan, masukan dan pendapat sesuai dengan ketentuan pasal 256 UU Republik Indonesia Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan memohon kepada Presiden Republik Indonesia agar sudi kiranya memberikan perhatian dan bantuan untuk memperbaiki berpuluh-puluh jalan yang rusak yang tersebar di sejumlah jalan yang ada di Kota Pematangsiantar," kata warga Siantar Sitalasari Henry Sinaga dalam keterangannya, Kamis (5/9).
Adapun beberapa ruas jalan yang rusak beber dia di antaranya Jalan Letjen Suprapto, Jalan Kartini Bawah, Jalan Stasiun Kereta Api, Jalan Surabaya, Jalan Melati, Jalan Kelapa Dua dan Jalan Komando Perumahan Rindam Setia Negara serta Jalan Bandung tepat berada di jantung Kota Pematangsiantar.
Baca juga : Jalan Trans Kalimantan Hulu Sungai Utara-Tabalong Amblas
Henry yang juga seorang akademisi dan notaris ini mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut patut diduga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan menimbulkan korban luka ringan dan atau kerusakan kendaraan, korban luka berat serta korban meninggal dunia yang dapat berakibat pidana penjara atau denda sebagaimana diatur dalam pasal 273 UU Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
"Permohonan yang sama juga sudah pernah diajukan kepada Presiden Republik Indonesia, namun hingga saat ini masih ditemukan jalan rusak di Kota Pematangsiantar," kata Henry. (N-2)
kebocoran yang berulang menunjukkan ada yang keliru dalam cara pemerintah kota memahami persoalan parkir.
Pdt Saut Manurung menambahkan seiring dengan perkembangan zaman, perayaan Paskah kini telah berubah image menjadi telur paskah.
MARAKNYA aksi pencurian meteran air PDAM milik pelanggan di Kota Pematangsiantar, pihak PDAM Tirta Uli membantah isu yang berkembang di masyarakat mengenai adanya dugaan persekongkolan.
Pansus DPRD Kota Pematangsiantar menelusuri dugaan penyimpangan prosedur administrasi dan mark-up harga pembelian eks rumah singgah Covid-19.
Optimalisasikan anggaran untuk meningkatkan pelayanan publik.
Wamen Fajar juga memotivasi para murid yang banyak bercita-cita ingin menjadi guru. Salah satu murid menuturkan alasan kenapa ia mau menjadi guru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved