Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DAOP 6 Yogyakarta mencatat kenaikan signifikan jumlah penumpang KA lokal atau Commuter Line selama masa angkutan Lebaran 2024 yang KAI Commuter selama 22 hari sejak 31 Maret hingga 21 April. KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta mencatat jumlah penumpang dalam periode itu mencapai 576.619 orang.
"Jumlah itu terdiri atas 501.065 pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur dan sebanyak 75.554 pengguna Commuter Line Prameks," kata Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba pada Kamis (25/4).
Ia menjelaskan data yang tercatat menunjukkan tren volume penumpang Commuter Line di wilayah 6 Yogyakarta pada masa Lebaran ini mengalami kenaikan jika dibanding masa lebaran tahun sebelumnya. Total volume pengguna Commuter Line wilayah 6 Yogyakarta meningkat sebesar 16% jika dibanding dengan total volume masa angkutan Lebaran 2023 yaitu sebanyak 495.230 orang.
Baca juga : Hari Pertama Idul Fitri KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta Angkut 9.000 Penumpang
Ia menyebut wilayah Kota Yogyakarta, Solo, Kutoarjo dan sekitarnya merupakan daerah tujuan para pemudik. Peningkatan jumlah pengguna ini juga ditopang penambahan jadwal perjalanan KA.
"Selama masa libur Lebaran kemarin KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta menambahkan sebanyak 6 jadwal perjalanan tambahan Commuter Line Yogyakarta-Palur menjadi 30 perjalanan, dan 4 jadwal perjalanan Commuter Line Prameks menjadi 12 perjalanan per harinya," ujarnya.
Dengan penambahan jadwal perjalanan, lanjutnya, KAI Commuter mencatat rekor baru volume pengguna tertinggi Commuter Line Yogyakarta dan Commuter Line Prameks. Tercatat volume pengguna tertinggi Commuter Line Yogya-Palur yaitu sebanyak 40.729 orang dan Commuter Line Prameks sebanyak 6.082 orang, masing-masing terjadi di tanggal 13 April 2024.
Baca juga : KAI Commuter Yogyakarta Tambah Jadwal Perjalanan dan Jam Operasional di Momen Libur Lebaran
Stasiun Yogyakarta juga tercatat sebagai stasiun pemberangkatan dan kedatangan pengguna Commuter Line terbanyak, masing-masing berjumlah 143.770 orang dan 143.903 orang pengguna.
Sementara itu, selama masa angkutan Lebaran 2024 ini, KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta juga mencatatkan rata-rata ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan seluruh perjalanan Commuter Line di Wilayah 6 Yogyakarta.
"Rata-rata ketepatan jadwal keberangkatan Commuter Line Yogya-Palur sebesar 97% dan rata-rata ketepatan kedatangan perjalanan Commuter Line sebesar 90%. Sedangkan untuk rata-rata ketepatan jadwal keberangkatan Commuter Line Prameks sebesar 83% dan rata-rata ketepatan kedatangan perjalanan Commuter Line sebesar 94%," ungkapnya. (Medcom/Z-6)
MANAJER Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan bahwa puncak arus balik di Daop 6 Yogyakarta mulai terlihat pada besok atau 23 Maret 2026
GEMPA bumi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dengan magnitudo (M) 6,4 diperbarui jadi 6,2 membuat perjalanan kereta api wilayah Daop 6 Yogyakarta berhenti luar biasa, kini semua perjalanan aman
MANAJER Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novina Saragih, Rabu (4/2) menjelaskan, mulai Selasa (3/2), penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk perjalanan H-1 Lebaran atau 20 Maret sudah dibuka.
Sebanyak 30.156 penumpang berangkat dan 20.409 penumpang datang di stasiun-stasiun di Daop 6 Yogyakarta pada Minggu (17/1).
Jumlah pelanggan KA jarak jauh Daop 6 Yogyakarta pada semester 1 Tahun 2025 tumbuh 3% dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang mengangkut sebanyak 3.122.422 penumpang.
Hingga Juni 2025 ini, Stasiun Yogyakarta merupakan stasiun pemberangkatan dengan volume terbanyak,
Hingga Selasa (28/04), korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 14 orang, sementara puluhan lainnya masih dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan.
Netty menekankan pentingnya layanan pendampingan psikologis bagi para korban selamat serta keluarga korban.
Puan menilai, tabrakan ini merupakan alarm keras bahwa kompleksitas jalur kereta di wilayah metropolitan sudah sangat tinggi.
Hingga saat ini, data sementara mencatat 14 korban meninggal dunia serta 79 korban luka-luka yang masih dalam penanganan di berbagai rumah sakit.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved