Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN balon udara berukuran besar masih diterbanbangliarkan secara sembunyi-sembunyi di Pekalongan Rabu (17/4). Polisi gencar melakukan patroli mencegah dan mengoperasi balon liar tersebut.
Pemantauan Media Indonesia Rabu (17/4) festival balon udara tambat sejak pagi berlangsung di Lapangan Mataram, Kota Pekalongan diikuti puluhan peserta. Ratusan penonton berjubel untuk menyaksikan kegiatan yang menjadi tradisi di daerah ini.
Balon udara berukuran besar satu persatu mulai mengudara, namun dengan ketinggian sekitar 20-30 meter karena ditambat.
Baca juga : Awas! Terbangkan Balon Udara secara Ilegal akan Ditindak
Sorak-sorai penonton dan genderang musik pengiring menambah keriuhan, ketika balon berukuran besar berwarna-warni dengan diameter 2-4 meter dan tinggi 5-10 meter mulai mengudara.
"Langit di atas Lapangan Mataram menjadi indah dengan warna-warni balon dan beraneka motif serta gambar," ujar Budi, 45, salah seorang penonton.
Sayangnya tidak hanya di area Festival Balon, ditemukan sekitar 40 balot yang diterbangliarkan di langit Pekalongan sekitar pukul 07.00 WIB.
Baca juga : Ganggu Jalur Penerbangan, Polres Pekalongan Sita 137 Balon Udara Raksasa
"Kita terus lakukan pemantauan di udara di tengah kegiatan Festival Balon tambat ini, ada puluhan terlihat balon diterbangliarkan," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Aslan Djunaid Rabu (17/4).
Menerbangliarkan balon udara berukuran besar itu, kata Achmad, sangat membahayakan penerbangan karena mengganggu pesawat terbang yang sedang melintas, sehingga telah dilakukan pelarangan untuk menghindari musibah.
"Tapi tetap saja ada yang nekat melanggar," imbuhnya.
Baca juga : Festival Balon Udara Hanya di Wonosobo dan Pekalongan, Kenapa?
Tradisi balon terbang di Pekalongan, lanjut Achmad, sudah difasilitasi yakni dengan adanya Festival Balon Pekalongan. Di mana peserta dapat memamerkan balon udara dengan cara ditambat dengan tali dengan ketinggian tertentu, sehingga tidak terbang bebas dan dapat mengganggu lalu lintas udara.
Kepala Polres Pekalongan Ajun Komisaris Besar Wahyu Rohadi mengatakan sebelumnya telah dilakukan sosialisasi dan patroli untuk mencegah penerbangan luar balon udara. Bahkan beberapa upaya menerbangliarkan balon dapat digagalkan dan disita petugas.
"Petugas terus gelar operasi, tetapi masih tetap ada yang nekat secara sembunyi-sembunyi," tambahnya.
Sesuai undang-undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, menurut Wahyu, sanksinya cukup tegas dan jelas yakni bisa berupa pidana penjara dua tahun atau denda paling banyak Rp500 juta, tetapi tetap saja masih ada yang menerbangliarkan balon udara tersebut, meskipun berbagai antisipasi telah dilakukan.
"Lebih membahayakan lagi saat menerbangliarkan balon udara dengan digantungi petasan, seperti kejadian di Magelang lalu balon jatuh, hingga merusak rumah dan kendaraan warga lain," ujarnya. (Z-3)
Sejumlah warga menyaksikan penerbangan balon udara di Sirkuit Motocross Ponorogo, Jawa Timur.
Pekalongan Balloon Festival digelar untuk menjaga tradisi Syawalan usai merayakan Idul Fitri 1447 H.
Festival balon udara yang digelar dalam rangkaian perayaan Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung.
AJANG Java Balloon Attraction di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, telah ditetapkan sebagai agenda unggulan pariwisata Provinsi Jawa Tengah sejak 2023.
SEDIKITNYA 36 balon udara akan beratraksi membentuk formasi yang menggambarkan ikon Wonosobo di atas obyek wisata Kalianget, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Minggu (6 /7) mendatang.
KEBIASAAN menerbangkan balon udara tradisional sebagai hiburan masyarakat usai lebaran disebut sangat membahayakan penerbangan pesawat, sehingga perlu dilarang.
Asror alias Ruben yang juga mantan Wakil Direktur PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) didalami keterkaitannya dengan proyek pengadaan tenaga outsourcing yang berlangsung
Menteri PU Usulkan Pekalongan Masuk Prioritas Tanggul Laut Raksasa
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 1 April 2026, cuaca ekstrem kembali berpotensi terjadi di 34 daerah di Jawa Tengah. Selain itu, laut pasang (rob) di perairan utara sedikit menurun
SEBANYAK 22 balon udara berukuran besar secara liar masih diterbangkan dari Pekalongan, Jawa Tengah, cukup membahayakan penerbangan.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved