Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA buruk berupa hujan deras dan angin kencang kembali melanda sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Selatan. Di Kabupaten Tabalong, angin kencang merusak bangunan pasar dan menyebabkan dua orang pedagang Pasar Tanjung tertimpa reruntuhan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, R Suria Fadliansyah, Rabu (1/11), dalam laporan kebencanaannya mengatakan cuaca buruk terus melanda sejumlah daerah di Kalsel dalam beberapa waktu terakhir. Pada Selasa (31/10) petang hujan deras disertai angin kencang menyapu dua kabupaten yaitu Balangan dan Tabalong.
Di Tabalong, angin kencang menyapu empat wilayah di antaranya komplek stadion Murung Pudak di Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak yang menyebabkan beberapa pohon tumbang dan menutup ruas jalan. Angin kencang juga menyapu kawasan Pasar Kapar, Desa kapar, Kecamatan Murung Pudak dan Pasar Induk Tanjung yang menyebabkan enam toko dan bagunan pasar serta pedagang kaki lima rusak.
Baca juga: Sebagian Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini
Dua orang pedagang Pasar Tanjung terkena reruntuhan bangunan yang rusak tertimpa pohon dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sebuah kendaraan yang parkir di area pasar juga rusak tertimpa pohon.
Sebelumnya, akhir Oktober angin kencang juga melanda beberapa wilayah kabupaten di Kalsel seperti Barito Kuala, Banjar, Banjarmasin, Tanah Laut dan Hulu Sungai Selatan. Daerah terparah dilanda angin kencang adalah Barito Kuala di mana lebih dari 100 rumah warga rusak
dan Banjar dengan 355 rumah warga mengalami kerusakan.
Baca juga: Angin Kencang Serang 3 Kabupaten di Kalsel
Ditambakan Suria pihaknya telah menerbitkan peringatan dini dan kewaspadaan tentang ancaman cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang di Kalsel. Cuaca buruk juga melanda wilayah perairan Kalsel dengan tinggi gelombang di perairan selatan Kalimantan dan Kotabaru mencapai 2,5 meter. (Z-3)
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Hujan deras dan angin kencang melanda Bangka Belitung, merusak puluhan rumah dan menumbangkan pohon. Seorang mahasiswi terluka akibat tertimpa pohon.
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Hasil pengamatan BMKG memperlihatkan sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di Samudra Laut Cina Selatan, perairan utara Aceh, Samudra Hindia Barat Daya Lampung, Laut Jawa, Laut Sulawesi
ARUS lalu lintas dari dan menuju Kota Bandung mengalami kemacetan akibat pohon tumbang di Jalan Raya Lembang, tepatnya di Desa Gudang Kahuripan, Kabupaten Bandung Barat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, sedikitnya 10 rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved