Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM kemarau berkepanjangan telah menyebabkan kekeringan yang meningkatkan skala kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski begitu, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyatakan, cuaca ekstrem bukanlah penyebab utama karhutla, tapi juga pemicu lainnya.
Ia merujuk pada kejadian kebakaran di Blok Savana Lembah Watangan atau Bukit Teletubbies Savana Kaldera Tengger Kawasan Wisata Bromo Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN BTS), Jawa Timur.
"Ada pemicu lainnya yang sangat berperan dalam kebakaran, yakni aktifitas manusia," cetus Ketua Badan Pembina Forum Komunikasi Kader Konservaksi Indonesia (BPFK3I) dan juga Ketua Dewan Daerah Walhi Jawa Barat, Dedi Kurniawan, Senin (11/9).
Baca juga : Sejumlah Objek Wisata di Jatim Ditutup Akibat Karhutla
Ia mengatakan, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi lebih banyak karena aktivitas manusia, baik disengaja atau tidak disengaja dalam berbagai aktivitas perkebunan dan wisata.
Kasus kebakaran di TN BTS misalnya, disebabkan dari kecerobohan pengunjung yang melakukan photoshoot Preweeding dengan flare di sana.
Baca juga : Manajer Wedding Organizer Jadi Tersangka Kebakaran di Bukit Teletubbies Bromo
Selain kecerobohan pengunjung, tegas Walhi, pengelola TN BTS juga punya andil karena lemahnya pengawasan. Karena itu, Walhi mendesak agar pengelola TN BTS juga diperiksa oleh polisi.
"Ini hanya satu dari aktifitas yang kebetulan terekam dan diketahuinya, tapi kebakaran lainnya berada di beberapa kawasan seperti Gunung Ceremai, Gunung Argopuro, Gunung Guntur dan lainnya penyebabnya bukan hanya cuaca ekstrem tapi semuanya itu ada pemicunya," ujarnya.
Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi agar dianalisa untuk dijadikan bahan kajian, tindakan dan pengawasan pembuatan regulasi pengetatan aktifitas pemicu. Karena, beberapa kawasan hutan konservasi maupun hutan lindung bukan hanya akibat dari cuaca ekstrem tapi adanya aktifitas manusia tetapi adanya kebakaran itu agar dibatasi kunjungan wisata dan tingkatkan pengawasan.
"Untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) agar pemerintah melakukan upaya dengan membatasi kunjungan wisata hingga meningkatkan pengawasan. Karena, Karhutla yang terjadi bukan hanya dari cuaca ekstrim tapi ada pemicu lain sangat berperan dalam kebakaran," paparnya. (Z-4)
Kementerian Kehutanan berencana mengembangkan konservasi eksitu Komodo di luar kawasan Taman Nasional Komodo sebagai destinasi wisata alternatif.
Ajakan Indonesia kepada Jepang untuk turut melakukan investasi karbon ini sejalan dengan pertemuan bilateral kedua negara di Negeri Sakura.
Sejumlah Taman Nasional ditutup pada periode 19–22 Maret 2026 yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi dan momentum Lebaran.
Hal ini mencakup penyediaan tempat sampah yang memadai serta petugas kebersihan yang cukup guna menjaga kelestarian lingkungan.
DM ditangkap saat tengah mengolah kayu menggunakan mesin chainsaw di Resort Air Sawan, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, pada 21 Januari 2026.
Proyek percontohan pertama untuk memobilisasi sumber pembiayaan baru ke dalam sistem taman nasional, dilakukan di Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung, Sumatra
Penataan ini mencakup pembangunan jalur sepanjang kurang lebih 13 kilometer dengan lebar 18 meter, dilengkapi dengan 3 titik rest area, 4 titik kantong parkir, 9.725 patok pembatas jalur.
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni, melakukan pertemuan dengan perwakilan Pemerintah Jepang dalam rangka memperkuat kerja sama pengelolaan kawasan konservasi.
Kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran pada 21–24 Maret 2026 di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mencapai 25.588 orang.
Keberadaan Jembatan Kaca ini diharapkan bisa memaksimalkan waktu kunjungan wisatawan, utamanya wisatawan mancanegara yang datang dengan kapal Cruise.
TAMAN Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dinobatkan sebagai sebagai Taman Nasional Terindah ketiga sedunia berdasarkan keterlibatan (engagement) di media sosial menurut Goodstats.
KETUA DPR Puan Maharani meminta aparat penegak hukum segera menyelidiki dan menindaklanjuti temuan ladang ganja di kawasan konservasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved