Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Tengah mendeteksi 11 titik panas yang tersebar di delapan kabupaten. Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Akris Fatta Yunus mengatakan sebaran titik panas tersebut ditemukan seusai tim di sejumlah daerah melakukan pemantauan lapangan.
“Sudah ada 11 titik panas ditemukan. Itu tersebar di delapan kabupaten, mulai dari Sigi, Parigi Moutong, Donggala, Poso, Tojo Unauna, Banggai, Tolitoli, dan Kabupaten Buol,” ujar Akris, Jumat (25/8).
Menurutnya, titik-titik panas tersebut sudah berpotensi memicu kebakaran. Oleh karena itu, tim BPBD di delapan kabupaten terkait langsung diinstruksikan untuk melakukan pencegahan.
Baca juga: Kebakaran Hutan semakin Meluas: Era Baru Polusi Udara
“Sudah dilakukan pencegahan dengan menyiram sejumlah titik panas yang ditemukan,” ucapnya.
Ke depan, ia mengimbau masyarakat tidak sembarangan membuang puntung rokok, terutama ketika berada di kawasan hutan. BPBD juga meminta petani tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar.
Baca juga: Karhutla di Sumsel Meningkat, Asap Mulai Mengganggu
“Semoga dengan imbauan yang ada masyarakat bisa lebih peduli sehingga kita bisa benar-benar mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tandasnya. (Z-11)
Titik panas karhutla 2026 naik hampir 3 kali lipat jadi 700 titik. Luas lahan terbakar juga melonjak 20 kali lipat, pemerintah minta daerah siaga.
MUSIM kemarau 2026 diprediksi datang lebih awal pada bulan April-Mei di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Cuaca kering memicu munculnya titik panas (hot spot) di Kalsel.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Wahyu menyebut luas area terbakar pada Juli 2025 mencapai 99.099 hektare, hampir dua kali lipat dibanding 53.973 hektare pada Juli 2023
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved