Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KELANGKAAN Minyakita di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diharapkan sudah
teratasi minggu ini. Stok minyak goreng bersubsidi itu di gudang
sekarang ada banyak tinggal mendistribusikan ke pasar.
Minyakita di pasar tradisional menghilang sejak sebulan lalu. Saat ini, pedagang tidak mempunyai stok. Kalaupun ada dijual Rp16.000 per liter atau di atas HET Rp14.000 per liter.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Klaten, Anang
Widyatmoko, mengungkapkan stok Minyakita banyak dan kini disimpan di
Gudang Delanggu, tinggal mendistribusikan ke pasar.
"Stok Minyakita banyak di Gudang CV Azam Delanggu. Stok akan segera kita keluarkan," katanya saat ditemui seusai rakor kepala OPD di pendapa kabupaten, Senin (13/2).
Menurut Anang, Minyakita di pasar dijual di atas HET
Rp14.000 per liter itu masih wajar. Memang, permintaan minyak goreng
bersubsidi ini dari masyarakat konsumen sangat tinggi.
Selain Minyakita, harga beras juga naik. Beras medium di pasar dijual
Rp13.000 per kilogram dan premium Rp15.000 per kilogram. Harga beras di
pasar melambung dipicu kenaikan harga gabah petani.
"Kenaikan harga Minyakita dan beras di pasar masih wajar, tidak signifikan. Sementara stok dan stabilitas harga bahan pokok
di pasar kini tetap terjaga," ujarnya. (N-2)
Menyajikan lakon Sang Drupadi, dalang Nyi Kenik Asmorowati malam itu mampu menghidupan suasana meriah, sensasional, dan menakjubkan penonton yang memadati kompleks RSPD Klaten.
Pemkab Klaten dan Forkopimda menggelar simulasi penanganan bencana banjir. Kegiatan simulasi melibatkan seluruh stakeholder ini dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026.
Kabupaten Klaten meraih delapan penghargaan di ajang Top BUMD Awards 2026, yang digelar di Raffles Hotel, Jakarta Selatan.
Ratusan warga masyarakat menyerbu Bus Makan Gratis Indowareg di halaman Gedung Sunan Pandanaran (RSPD) Klaten, Senin (13/4).
Tradisi gerebeg syawal di Bukit Sidogura, adalah dalam rangka nguri-uri (melestarikan) budaya yang telah dijalankan para leluhur.
Tradisi Kenduri Bakdo Kupat sejak 1970 menjadi sarana mempererat kebersamaan, gotong royong, dan nilai spiritual warga pasca-Idul Fitri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved