Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT pelajar dilaporkan terseret air bah saat mandi di Sungai Desa Kuripan, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Minggu (4/12) siang, namun tiga orang selamat, sedangkan satu lainnya hilang tenggelam.
"Kami sudah menerima laporan bahwa telah terjadi seorang siswa bernama Royan, 16, hilang terseret air bah saat berenang bersama dengan tiga orang temannya," kata Pelaksana tugas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram, Muhdar, di Mataram, Minggu.
Ia menyebutkan korban hilang yang berasal dari Desa Lembar, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, hingga malam hari belum ditemukan, sedangkan tiga temannya berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke pinggir sungai.
Atas laporan tersebut, sebanyak tujuh orang tim pencari dan penyelamat dari Kantor SAR Mataram diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian.
Baca juga: Data Terbaru: 8.151 Unit Rumah Rusak akibat Gempa Cianjur
Tim SAR yang tiba di lokasi berupaya mencari korban dengan menggunakan alat bantu tali sebagai pengaman dan melakukan penyelaman di titik korban dicurigai hilang.
Dalam proses pencarian, kata Muhdar, pihaknya dihadapkan pada kendala meningkatnya debit air sungai karena intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga arus air menjadi deras dan jarak pandang terbatas akibat air yang keruh.
Hingga pukul 18.00 Wita, korban belum ditemukan. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Senin pagi (5/12).
"Rencana pencarian dilanjutkan besok, kami akan menggunakan alat aqua eye dan penyelaman serta penyisiran aliran sungai," ujar Muhdar.
Turut terlibat dalam proses pencarian dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat, Taruna Siaga Bencana, pihak keluarga, masyarakat setempat dan potensi SAR lainnya. (Ant/OL-16)
Kabupaten Bekasi saat ini masih berstatus siaga darurat bencana berdasarkan Keputusan Bupati Bekasi nomor 100.3.3.2/Kep.508-BPBD/2025 yang berlaku hingga 30 April 2026.
BPBD Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 552 unit rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (3/4) sore.
Kondisi tersebut, menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga di beberapa wilayah. .
Berkaitan dengan potensi terjadinya kemarau, Asep menegaskan, BPBD masih menunggu informasi lebih lanjut dari BMKG serta BPBD Provinsi Jawa Barat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Arianto, di Kediri, Minggu, mengemukakan BPBD secara masif memberikan informasi terkait dengan prakiraan cuaca.
Hujan deras disertai angin kencang membuat pohon tumbang dan mengalangi jalan protokol hingga sebagian jalan tergenang banjir.
Pada dasarian III Februari 2026, BMKG memprakirakan memprakirakan peluang hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per dasarian dengan probabilitas 80 hingga lebih dari 90 persen
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
Kenaikan kelas dan kelulusan seringkali hanya menjadi formalitas administratif demi mengejar target persentase kelulusan 100%. Masih ditemukannya siswa yang belum bisa membaca dan menulis.
Diperkirakan sekitar 400 orang akan menjadi penerima manfaat dari taman bacaan ini, termasuk 90 siswa/i MI dan MTs serta ratusan warga dari berbagai latar belakang.
UKM Bukit Halwun di Lombok Barat menyerap satu ton gula briket aren setiap bulan dari para petani untuk diolah menjadi gula semut.
Sebanyak 9 ribu liter air bersih didistribusikan, membawa kelegaan bagi warga Desa Panggung Barat, Lombok Utara, yang telah berjuang melawan dahaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved