Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGIAN besar petani lahan rawa di Provinsi Kalimantan Selatan mengalami gagal tanam, menyusul kondisi lahan rawa yang mengalami banjir dan tak kunjung surut dalam beberapa bulan terakhir.
Kepala Dinas Pertanian, Hulu Sungai Selatan, M Noor, Kamis (27/10), mengatakan kondisi iklim La Nina menyebabkan daerah-daerah rawa di tiga kecamatan yaitu Daha Utara, Daha Selatan dan Daha Barat tenggelam dan berdampak pada mundurnya jadwal tanam hingga gagal tanam tanaman padi dan hortikultura. "Luas tanam mengalami penurunan hingga 70 persen. Ini bisa mengancam produksi pertanian daerah kami," tambahnya.
Data Dinas Pertanian Hulu Sungai Selatan, pada 2021 luas tanaman padi d lahan rawa lebak yang bisa ditanam seluas 12.000-13.000 hektare, tetapi tahun ini hanya bisa ditanam 4.000 hektare. Demikian juga dengan tanaman holtikultura dipastikan menurun, dimana kabupaten ini merupakan
penghasil utama cabe, semangka, terong, gumbili, kacang dan tanaman lainnya.
Dikatakan M Noor, Pemda setempat berencana mengembangkan sistem pertanian apung secara luas di daerah rawa lebak. "Sepertinya sistem pertanian apung dapat menjadi solusi ditengah kendala lahan rawa yang tidak kunjung surut ini," ungkap
Hal serupa dikemukakan Bakeri, anggota Serikat Petani Indonesia, Hulu Sungai Selatan yang mengatakan hanya sebagian lahan pertanian rawa yang bisa dimanfaatkan petani karena kondisi air rawa yang dalam. Tahun ini seperti juga beberapa tahun belakangan, areal lahan rawa di sejumlah kabupaten di Kalimantan Selatan dilanda banjir dan tak kunjung surut akibat cuaca buruk dan pengaruh La Nina.
Kondisi lahan rawa yang tidak bisa ditanam ini juga diungkapkan Khaidir, petani lahan rawa pasang surut di Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala. "Sebagian besar lahan pertanian tidak bisa ditanam karena lahan terendam sekian lama. Banyak petani mencari pekerjaan di daerah lain atau menyewa lahan untuk bercocok tanam," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pihaknya tengah mengembangkan tanaman padi dengan sistem terapung. "Pilot project ini sudah kita perlihatkan kepada menteri pertanian dan rencananya akan kita kembangkan secara luas di Kalsel," ungkap
Padi apung akan dikembangkan di sejumlah daerah pertanian lahan rawa seperti Kabupaten Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Utara. Data Dinas Tanaman Pangan Kalsel, mencatat luas lahan rawa pasang surut di provisi ini mencapai 186 ribu ha dan lahan rawa lebak mencapai
137 ribu ha.
Sejauh ini pemanfaatan lahan rawa pasang surut ada di tiga kabupaten yakni Kabupaten Barito Kuala, Banjar, dan Tapin seluas 154 ribu ha. Sedangkan lahan rawa lebak ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin dengan luas pemanfaatan 88 ribu ha dan belum
optimal. (OL-13)
Baca Juga: TNI Giatkan Program Ketahanan Pangan di perbatasan RI-Malaysia
FENOMENA Godzilla El Nino berpotensi menekan produksi pertanian nasional akibat kekeringan berkepanjangan dan dapat meningkatkan risiko gagal panen.
Banjir di Grobogan merendam 1.842 hektare sawah dan berdampak pada 9.736 keluarga. Pemprov Jateng upayakan klaim asuransi tani (AUTP) bagi petani gagal panen.
Sebagian besar warga yang membuka lahan pertanian di sekitar area longsor mengalami gagal panen akibat akses jalan menuju kebun tertutup material longsor.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa seluas 4.000 hektare sawah terdampak puso akibat bencana di Pulau Sumatra.
RATUSAN hektare area persawahan di Desa Fajar Indah, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung, kembali terendam banjir.
Selain padi, Kalsel mencatat produksi cabai besar mencapai 11 ribu ton dan cabai rawit 14 ribu ton, yang efektif meredam gejolak harga komoditas.
BMKG melaporkan gempa dangkal beruntun guncang Balangan dan Tabalong, Kalsel. Simak analisis pemicu sesar lokal dan imbauan keselamatan terbaru di sini.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, melalui penggunaan transaksi nontunai seperti QRIS.
POPULASI ikan sapu-sapu (hypostomus plecostomus), juga memenuhi sungai-sungai di sejumlah wilayah perkotaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Penangkapan ini mempertegas bahwa Kalimantan Selatan masih menjadi jalur transit utama bagi jaringan internasional tersebut.
Tingginya intensitas bencana alam dan keterbatasan fiskal berpengaruh pada kinerja pembangunan di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved