Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOORDINATOR Manager Satgas Stunting Provinsi Bangka Belitung (Babel), Sardiyono mengatakan,pernikahan usia muda menjadi penyebab tingginya angka stunting di Kecamatan Dendang, Belitung Timur (Beltim).
Ia menyebutkan, Tim Satgas Stunting Babel melakukan koordinasi bersama pihak Puskesmas Dendang untuk mengunjungi balita stunting dan ibu hamil berstatus Kekurangan Energi Kronis (KEK) di desa Dendang yang merupakan desa lokus stunting dengan angka prevalensi 14,2%. "Faktor determinan yang paling berpengaruh adalah pernikahan usia muda," kata Sardiyono, Rabu (27/7).
Ia menjelaskan, bagi perempuan usia ideal untuk menikah adalah minimal 21 tahun dikarenakan remaja masih membutuhkan gizi yang maksimal sampai usia tersebut. "Jika menikah di bawah usia ideal maka tubuh ibu akan berebut gizi dengan bayi yang dikandungnya sehingga jika nutrisi ibu tidak terpenuhi maka bisa berdampak buruk bagi kesehatan seperti melahirkan anak dengan berat badan lahir rendah (BBLR) yang tentunya memiliki resiko stunning," urainya.
Selain pernikahan usia muda, tingkat pendidikan dan pengetahuan orang tua di Desa Dendang menjadi faktor yang mempengaruhi laju stunting. Secara tingkatan ekonomi berada pada kategori mampu tetapi orang tua tidak memiliki pengetahuan yang cukup terkait cara mengasuh dan pemberian gizi baik untuk anaknya.
Saat ini, tambahnya, pihak desa dan puskesmas masih terus mengembangkan upaya untuk menuntaskan fenomena pernikahan usia muda karena usaha sebelumnya seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT), sosialisasi, penyuluhan dll belum begitu berefek pada masyarakat.
"Penurunan stunting ini bukan cuma tugas BKKBN atau dinas terkait saja tetapi semua masyarakat. Diharapkan para orang tua juga berperan dan tahu serta mau untuk melahirkan generasi berkualitas," pungkasnya. (OL-15)
Provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia masih mendominasi angka pernikahan dini tertinggi secara nasional, meski secara umum prevalensi pernikahan anak di Indonesia terus menurun.
Dalam keluarga dengan tingkat literasi rendah mengenai pendidikan dan kesehatan reproduksi, pernikahan dini sering kali dianggap sebagai solusi instan menuju kedewasaan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
Risiko kesehatan fisik yang serius seperti anemia, preeklamsia, hingga gangguan mental menjadi ancaman nyata yang mengintai remaja yang memutuskan menikah di usia anak.
Berdasarkan data BPS 2025, NTB merupakan provinsi dengan proporsi perempuan berstatus kawin atau hidup bersama sebelum usia 18 tahun tertinggi, yaitu sebesar 14,96%.
Berdasarkan catatan SIMKAH Kemenag jumlah pasangan di bawah usia 19 tahun yang menikah menurun signifikan dalam tiga tahun terakhir:
Hujan deras dan angin kencang melanda Bangka Belitung, merusak puluhan rumah dan menumbangkan pohon. Seorang mahasiswi terluka akibat tertimpa pohon.
Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mendistribusikan 40.000 mushaf ke Bangka Belitung guna memperkuat literasi Al-Qur'an di wilayah terpencil dan kepulauan.
PADA hari keempat setelah lebaran 2026, harga cabai rawit merah hari ini 24 Maret 2026 di pasar Kite Sungailiat Bangka, Provinsi Bangka Belitung mengalami lonjakan.
MENJELANG Lebaran 2026, harga pangan di Provinsi Bangka Belitung mengalami peningkatan signifikan, salah satunya harga daging ayam.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong percepatan implementasi Multi Usaha Kehutanan (MUK) berbasis lanskap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Polda Babel menetapkan 3 tersangka penganiayaan wartawan TV One dan media online. Pelaku terancam 7 tahun penjara atas pengeroyokan dan intimidasi jurnalis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved