Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1.350 warga milenial Jawa Barat ditargetkan mengikuti
pendidikan tanggap bencana alam yang digelar Partai Keadilan Sejahtera. Hal ini dirasa perlu mengingat kondisi provinsi tersebut yang rentan terhadap bencana.
Plt Ketua DPW PKS Jawa Barat, Iwan Suryawan, mengatakan, pihaknya akan mengadakan sekolah relawan kebencanaan (SRK) yang akan dimulai pada Agustus mendatang. Pendidikan warga agar siaga bencana alam ini akan berlangsung hingga Oktober.
"Sekarang kami membuka pendaftaran bagi siapapun yang berminat.
Diprioritaskan yang berusia 17 sampai 35 tahun," kata Iwan di Bandung,
Kamis (21/7).
Menurutnya, pembukaan SRK ini penting mengingat belum optimalnya tim
relawan yang dimiliki partai tersebut. Pada sisi lain, dia menilai
wilayah Indonesia khususnya Jawa Barat sangat rentan bencana alam.
"Jadi kami ingin meningkatkan kuantitas dan kompetensi relawan
kebencanaan. Pendaftaran ini ditargetkan diikuti 50 peserta dari 27
kabupaten/kota," katanya.
Selama ini, lanjut dia, PKS aktif dalam mengirimkan relawan untuk
membantu evakuasi bencana. Saat ini, relawan yang ada berjumlah 1.156.
"Di berbagai daerah, kami siap hadir untuk memberikan bantuan evakuasi.
Kami ingin menambah, agar semakin banyak daerah bencana yang bisa
dibantu," katanya.
Disinggung apakah langkah ini untuk mendulang suara pada Pemilu 2024,
Iwan tidak membantahnya. "Tentunya kami berharap, siapapun itu, yang
mendaftar menjadi relawan diharapkan bisa menjadi kader partai kami," ujarnya. (N-2)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved