Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WILAYAH Kabupaten Sleman dan Kabupaten Kulonprogo, DIY pada Jumat (12/11) siang hingga sore berpotensi dilanda hujan disertai angin kencang dan petir.
Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengatakan, tak hanya hujan deras, tetapi dimungkinkan pula terjadi gelombang tinggi di perairan Samudera Hindia di sebelah selatan DIY.
Lebih lanjut Reni mengemukakan BMKG telah mengatakan Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta , Jumat (12/11) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang berlaku selama 24 jam mulai hari
Jumat (12/11) pukul 07.00 WIB.
Karena itu ia meminta masyarakat mewaspadai potensi terjadinya hujan deras yang disertai dengan angin kencang dan petir yang dapat melanda wilayah Kabupaten Sleman dan Kabupaten Kulonprogo pada hari Jumat (12/11) siang hingga sore.
Untuk wilayah lainnya pada Jumat siang hingga sore dimungkinkan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sdang. Sedangkan pada pagi hari, potensi hujan ringan dapat terjadi di Kulobprogo bagian selatan, Bantul bagian selatan dan Gunungkidul bagian selatan.
Dalamn peringatan dini cuaca yang berlaku 24 jam sejak pukul 07.00 WIB hari Jumat, Reni lebih lanjut mengemukakan pada malam hari, di Bantul bagian selatan, Kulonprogo bagian selatan dan Gunungkidul bagian selatan berpotensi terjadi hujan ringan.
Suhu udara, berkisar antara 22 hingga 30 derajat Celsius, kelembapan udara berkisar 70 hingga 95 persen, angin dari arah tenggara selatan dengan kecepatan maksimum 25 kilometer per jam.
"Tinggi gelombang di Perairan Yogyakarta berkisar antara 1.25 - 2.5 meter atau kategori sedang," kata Retno.
Karena itu, masyarakat yang beraktivitas di perairan Samudera Hindia di sebelah selatan DIY diminta waspada potensi peningkatan gelombang laut dan waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Sleman, dan Kulonprogo bagian utara. (OL-13)
Baca Juga: 135 Tempat Wisata di DIY Sudah Dibuka
Hujan deras dan angin kencang melanda Bangka Belitung, merusak puluhan rumah dan menumbangkan pohon. Seorang mahasiswi terluka akibat tertimpa pohon.
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Hasil pengamatan BMKG memperlihatkan sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di Samudra Laut Cina Selatan, perairan utara Aceh, Samudra Hindia Barat Daya Lampung, Laut Jawa, Laut Sulawesi
ARUS lalu lintas dari dan menuju Kota Bandung mengalami kemacetan akibat pohon tumbang di Jalan Raya Lembang, tepatnya di Desa Gudang Kahuripan, Kabupaten Bandung Barat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, sedikitnya 10 rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved