Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras di wilayah Purbalingga, Jawa Tengah sering mengakibatkan banjir di dua desa yakni Cilapar dan Penolih, Kecamatan Kaligondang. Setidaknya ada 160 keluarga terdampak banjir yang mulai terjadi pada Selasa (12/1) jam 23.00 WIB akibat luapan Sungai Ranu. Pemkab Purbalingga bakal menormalisasi sungai yang meluap tersebut.
Banjir akibat luapan Sungai Ranu terjadi sejak Selasa malam dan menggenangi rumah warga. Di Desa Cilapar ada 80 keluarga yang terdampak, sedangkan di Desa Penolih ada 83 keluarga terdampak.
Kepala Desa Cilapar Somlikhun mengatakan selain berdampak ke rumah warga, banjir juga berdampak pada 50 hektare (ha) lahan pertanian serta kerusakan jalan desa sepanjang 80 meter. "Sementara ini, tidak kerusakan rumah akibat banjir. Korban juga tidak ada," ujarnya.
Sedangkan Kepala Desa Penolih Sosro Purnomo mengatakan bahwa tidak ada pengungsian khusus. Warga yang rumahnya tergenang tetap bertahan di rumahnya masing-masing. Ada juga penduduk yang mengungsi ke rumah saudaranya. "Kami akan terus memantau kondisi dan menyiapkan pengungsian kalau banjir meninggi," katanya.
Sementara Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memberikan bantuan sembako kepada para korban banjir di kedua desa. "Banjir menghambat kegiatan ekonomi masyarakat, sehingga perlu segera antisipasi ke depannya. Salah satunya adalah dengan menormalisasi Sungai Ranu. Nantinya setelah surut, dinas terkait akan melakukan penanganan normalisasi sungai. Untuk sementara penanganan cepat secara darurat," jelas Bupati. (OL-13)
Baca Juga: Ratusan Rumah di Babel Terdampak Banjir
BENCANA banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar) menelan korban jiwa. Dua orang warga dilaporkan hanyut terseret arus deras.
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Namun, curah hujan ekstrem dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air sungai melonjak drastis, sehingga aliran air dari perumahan tidak tertampung.
Kementerian PU menurunkan tujuh alat berat untuk normalisasi sungai guna mencegah banjir susulan.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memfokuskan upaya pengendalian banjir melalui pembangunan tanggul dan sabo dam.
Upaya normalisasi sungai dinilai belum berjalan maksimal sehingga ancaman luapan air masih terus menghantui permukiman warga di Tapanuli Tengah, terutama saat curah hujan tinggi.
PEMERINTAH Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSA) terus memacu proyek normalisasi sungai di berbagai titik strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved