Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DARI 18 provider seluler dan perusahaan pertelevisian di Kota Padang, Sumatera Barat, baru 15 yang taat membayar retribusi pada 2020. Dua lainnya, bandel hingga kini belum membayarnya.
"Ada dua yang masih belum membayarkan retribusinya sejak awal tahun 2020 lalu. Jumlahnya mencapai ratusan juta," ungkap Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Rudy Rinaldy, Rabu (6/1).
Menurutnya, dua provider seluler yang belum membayar retribusi adalah provider yang memiliki pelanggan cukup besar. Yakni, PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel). Provider terbesar di Indonesia ini memiliki 92 menara di Kota Padang. "Retribusnya mencapai Rp600 juta lebih dan belum dibayarkan," ujar Rudy.
Sementara itu, satu provider seluler lainnya yang masih belum melakukan pembayaran yakni PT IndosatT. Provider yang memiliki 11 menara di Padang itu belum membayarkan kewajibannya ke Pemkot Padang sebesar Rp77 juta
lebih. "Kedua provider ini sudah kita surati," jelas Rudy.
Kedua provider tersebut, ungkap Rudy, sudah disurati sebanyak dua kali. Surat terakhir berisi teguran kedua agar segera membayar retribusi. Termasuk membayar denda sebanyak 2% tiap bulannya. Namun, surat bertanggal 29 Desember 2020 itu hingga kini belum direspon oleh kedua provider seluler tersebut.
"Tentunya kita berharap kedua provider ini segera membayar kewajibannya. Apalagi sudah memasuki tahun 2021, jumlah tunggakannya akan terus bertambah, dan tentunya akan mempengaruhi penerimaan PAD Kota Padang," kata Rudy.
Sementara itu, 15 provider yang patuh membayar retribusi adalah perusahaan pertelevisian dan provider seluler. Yakni, PT Infrasys Persada, PT Tower Bersama, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia, PT Hutchison 3 Indonesia, PT Energi Wahana Utama, PT Dayamitra Telekomunikasi, PT XL Axiata, PT Centrama Menara Indonesia, PT Solusi Tunas Perdana, PT Inti Bangun Sejahtera.
Sedangkan perusahaan pertelevisian yang telah membayar retribusi yakni MetroTV, Trans TV, ANTV, RCTI dan Indosiar . (OL-13)
Baca Juga: DPRD Soroti Masalah Pengelolaan Sampah di Kota Pekanbaru
PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) melaporkan progres fisik Flyover Sitinjau Lauik I mencapai 16,4% pada April 2026. Simak detail konstruksi dan lahannya.
Dalam pelaksanaan WFH kali ini, pegawai Pemko Padang yang mendapat penugasan WFH tetap diwajibkan mengikuti wirid mingguan yang dilaksanakan daring.
Pemkot Padang dan Yayasan Buddha Tzu Chi membangun 39 rumah bagi korban banjir bandang 2025 yang ditargetkan selesai Juni 2026.
Beban kerja pada masa libur Lebaran tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa.
LIBUR lebaran 2026 terbilang cukup panjang. Kondisi cuaca di beberapa daerah sejak beberapa hari belakangan cukup berfluktuasi.
Pemkot Padang dan Kadin Indonesia membangun 10 huntap bagi penyintas bencana November 2025, yang menjadi pertama di provinsi itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved