Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JIWA sosial yang tinggi membawa Herlina Agustin terlibat dalam uji klinis fase III vaksin virus korona buatan Sinovac. Tanpa pikir panjang, ibu tiga anak mendaftarkan diri menjadi relawan yang akan disuntikan cairan antibodi tersebut. Warga Kawaluyaan, Kota Bandung ini merupakan satu dari 540 relawan pertama yang disuntik vaksin tersebut.
"Sudah dua kali disuntik, sekarang tinggal menunggu hasil tes darah," kata Herlina, Selasa (13/10).
Dia mengaku usai menjalani penyuntikkan vaksin baik yang pertama maupun kedua, tidak merasakan perbedaan berarti. Kekhawatiran akan efek samping cairan tersebut ternyata tidak terbukti.
"Yang saya rasakan sih gitu, enggak ada perbedaan apa-apa," ujarnya.
Namun, menurutnya terdapat sedikit perbedaan terkait nafsu makannya yang menjadi lebih tinggi.
"Mungkin semua vaksin juga begitu kan ya, bikin cepat lapar. Tapi secara umum biasa saja, enggak kerasa apa-apa," katanya.
Tidak adanya perbedaan yang dirasakan tubuhnya inipun menjadikan Herlina beraktivitas seperti biasa. Hal inipun didorong oleh dokter tim uji klinis vaksin yang tidak memberikan batasan kepadanya terkait apapun.
"Dokter tidak melarang apa-apa, bahkan membolehkan saya ke luar kota. Yang penting kalau ada apa-apa, kita segera laporan, kayak ngisi buku harian," ucapnya seraya menyebut hingga kini buku hariannya itupun tetap kosong karena tidak ada yang perlu dituliskan.
Meski begitu, Herlina mengakui dirinya tidak mengetahui cairan yang disuntikkan padanya ini apakah vaksin atau hanya plasebo. Dia hanya berharap vaksin yang tengah diujicobakan ini menghasilkan antibodi sehingga manusia tahan terhadap infeksi virus korona.
"Enggak tahu ya apa itu emang vaksin atau plasebo. Yang penting vaksinnya berhasil, bisa menimbulkan antibodi," ujarnya.
Setelah menjalani dua kali penyuntikkan vaksin dan sekali pengambilan darah, Herlina akan menjalani pengetesan sampel darah pada Desember mendatang.
"Mudah-mudah pas dites nanti darah saya ada antibodinya," katanya.
Meski begitu, alumnus Universitas Padjajaran ini menilai masyarakat jangan mengandalkan vaksin dalam mencegah penyebaran suatu penyakit. Menurutnya, kebersihan dan kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas jika manusia ingin terjaga dan tetap sehat hidupnya.
"Percuma kita ada vaksin, tapi lingkungan kita kotor dan rusak, ya kehidupan kita tetap terancam juga," tegasnya.
Oleh karena itu, dia berharap pemerintah mulai dari pusat hingga daerah lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dalam menjalankan setiap kebijakan.
"Yang terpenting ini gimana lingkungan kita agar tetap baik, sehingga mereka (alam) pasti akan menjaga kita," katanya.
Kepedulian yang tinggi terhada lingkungan dan sesama manusia ini sudah lama dirasakan Herlina. Sejak usia remaja, dirinya sudah terlibat aktif dalam organisasi sosial seperti PMI saat di sekolah.
"Sampai sekarang saya cukup aktif dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan," katanya.
baca juga: Pasien Sembuh dari Korona di NTT Bertambah Jadi 364 Orang
Bahkan, selain menjadi relawan pada uji klinis vaksin ini, Herlina bersama keluarganya sudah terlibat dalam donor mata bagi yang membutuhkan.
"Jadi saya bersama suami dan tiga anak kami, sudah menulis perjanjian, jika nanti meninggal akan menyumbangkan kornea mata bagi siapa saja yang membutuhkan," katanya. (OL-3)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved