Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, akan merekrut sebanyak 5.000 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk bertugas pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, 9 Desember.
Ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang saat dihubungi Kamis mengatakan masa penerimaan berkas pendaftaran calon anggota KPPS dimulai 7 sampai 13 Oktober 2020. "Kami membuka seleksi calon anggota KPPS untuk pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju pada 9 Desember 2020. Proses penerimaan berkas calon anggota KPPS sudah dimulai sejak kemarin (Rabu) hingga 13 Oktober 2020," kata Hamdan Dangkang. "Kalau dengan anggota Linmas itu total sebanyak 6.300 orang, karena di TPS itu kan tujuh anggota KPPS ditambah dua anggota Linmas," katanya
Ia mengatakan bahwa ada sejumlah syarat kualifikasi yang mesti dipenuhi oleh calon anggota KPPS Pilkada Mamuju tahun 2020, salah satunya tidak mempunyai penyakit penyerta (komorbiditas).
Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/331954-kpu-tidak-keluarkan-pkpu-baru-untuk-kampanye-di-media-sosial
Rentang usia calon anggota KPPS, kata dia, antara 20 hingga 50 tahun. "Semua erat kaitannya dengan pelaksanaan pilkada dalam kondisi bencana non-alam, yakni covid-19," ujar Hamdan.
Para calon anggota KPPS yang nantinya dinyatakan lulus seleksi, menurut dia, diharuskan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan terkait pencegahan penyebaran covid-19. "Jadi nantinya yang dinyatakan reaktif atau positif covid-19 itu akan diganti," tuturnya.
Persyaratan lainnya, kata Hamdan, tidak terlibat atau menjadi tim sukses pasangan salah satu calon bupati dan wakil bupati. "Kami juga meminta tanggapan masyarakat apakah calon anggota KPPS yang direkrut itu pernah terlibat atau sedang terlibat sebagai tim sukses," tutur Hamdan Dangkang.
Persyaratan lainnya bagi setiap calon anggota KPPS adalah bebas narkoba, berdomisili di wilayah kerja KPPS, tidak pernah dijatuhi sanksi pemberhentian tetap oleh KPU kabupaten atau DKPP dan belum pernah menjabat dua kali dalam jabatan yang sama sebagai anggota KPPS serta tidak dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu. (Ant/OL-12)
Menurut Titi, pilkada di banyak daerah masih berlangsung dengan biaya politik yang sangat tinggi, sementara sistem pengaturan dan pengawasan dana kampanye belum berjalan efektif.
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsungĀ bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved