Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERINGAN sudah mulai melanda beberapa wilayah di Jawa Tengah, salah satunya di wilayah Kabupaten Demak. Sebanyak 99 desa di 13 kecamatan pada Kabupaten Demak sudah mulai sulit mendapatkan air bersih.
Pemantauan Media Indonesia, Rabu (7/10), kekeringan telah melanda puluhan desa di Pekalongan, Jepara, Pati dan Grobogan. Hal ini mengakibatkan ribuan keluarga kesulitan air bersih dan harus mencari ke sumber air di desa tetangga yang berjarak cukup jauh.
Bantuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih juga mulai didistribusikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat ke desa-desa yang dilanda kekeringan. Hal itu untuk mengantisipasi kesulitan warga yang terpaksa mencari di wilayah cukup jauh atau membeli ke pedagang eceran.
Ancaman kekeringan juga terjadi di Demak, 99 desa di 13 kecamatan berpotensi mengalami kekeringan. Saat ini, Desa Gajah sudah mulai meminta bantuan air bersih dan sudah dikirim sebanyak 20 truk tangki.
"Hanya Kecamatan Guntur yang aman dari bencana kekeringan," kata Kepala BPBD Demak Agus Nugroho.
Mengantisipasi kekeringan dan kesulitan air bersih, demikian Agus Nugroho, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui BPBD Demak telah menyiapkan anggaran untuk penyediaan air bersih yakni 2.000 truk tangki air bersih berkapasitas masing-masing 5.000 liter.
Baca juga: Kekeringan Mulai Melanda Klaten, Desa-desa Alami Krisis Air Bersih
Kemarau di Demak, lanjut Agus Nugroho, sudah berjalan sekitar dua bulan. Namun kondisi terparah sejak dua pekan terakhir ini, sehingga warga mulai ajukan bantuan air bersih karena sumur dan sumber mata air lainnya sudah mengering.
Sementara itu, distribusi air bersih juga terus dilakukan di Kabupaten Jepara. BPBD Jepara terus menyuplai bantuan ke desa-desa yang dilanda kekeringan sejak tiga pekan lalu.
"Kita terus kirim air bersih ke desa yang terdampak kekeringan, sudah puluhan truk kita kirim," ucap Kepala Pelaksana BPBD Jepara Kusmiyanto.
Hingga saat ini, ungkap Kusmiyanto, tercatat 1.322 keluarga (4.440 jiwa) warga Desa Clering, Blingoh, Plajan, Kaliombo, Blimbing dan Panggung alami kesulitan air bersih dan setiap hari diberikan bantuan.(OL-5)
Ketua Panitia Gus Toto mengapresiasi dukungan penuh dari Ketua Umum yang secara konsisten memfasilitasi agenda tahunan ini sebagai wadah konsolidasi warga Demak di perantauan.
Kegiatan kolaborasi perempuan nelayan pesisir Demak dan jaringan masyarakat sipil tersebut mengkampanyekan pelestarian lingkungan.
Dukcapil Kabupaten Demak melaksanakan program jemput bola pelayanan administrasi kependudukan guna mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Petugas kesehatan memeriksa kondisi korban banjir bandang di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Demak.
Petugas dan warga membersihkan material yang menutup akses jalan dan saluran irigasi pascabanjir bandang di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Demak.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat dan petir di 20 wilayah Jawa Tengah. Sementara itu, banjir di Demak mulai surut seiring perbaikan tanggul darurat.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Derita korban banjir Sumatra yang terjadi pada 24-27 November 2025 hingga kini, tiga bulan kemudian, tampaknya belum juga berakhir.
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved