Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat sudah mulai mengalami kekurangan air bersih. Distribusi air bersih dilakukan untuk warga yang membutuhkan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, menjelaskan saat ini ada 3 desa yang tersebar di dua kecamatan di Kabupaten Kuningan yang sudah mengalami krisis air bersih. Masing-masing Desa Cileuya di Kecamatan Cimahi serta Desa Sukasari dan Cihanjaro di Kecamatan Karangkancana. "Ada 762 kepala keluarga (KK) yang terdampak," ungkap Indra, Jumat (2/10).
Kekurangan air bersih ini menurut Indra sudah terjadi sejak September 2020. Penyebabnya karena kemarau yang berdampak pada mengeringnya sumur atau mata air yang ada di sekitar lingkungan warga.
"Kami juga sudah mendistribusikan bantuan air bersih secara rutin," ungkap Indra. Untuk Desa Cileuya dan Desa Sukasari, bantuan air bersih yang sudah didistribusikan mencapai 15 ribu liter. Sedangkan untuk Desa Cihanjaro sudah mencapai 20 ribu liter.
Sementara itu berdasarkan catatan 2019, sedikitnya ada 19 desa yang mengalami kekurangan air bersih di Kabupaten Kuningan. Dari data Pusdalops BPBD Kabupaten Kuningan, 19 desa tersebut diantaranya Desa Cihanjaro, Simpayjaya, Sukasari, Segong, Cileuya, Cimahi, Jambugeulis, Baok, Ciwaru, Partawangunan, Kalimanggis Wetan, Kertawana, Legok, Cibulan, Cihideung Girang, Mekarjaya, Bendungan, Cipedes dan Sukarasa. (OL-13)
Baca Juga: Kekeringan Melanda Sejumlah Wilayah
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Derita korban banjir Sumatra yang terjadi pada 24-27 November 2025 hingga kini, tiga bulan kemudian, tampaknya belum juga berakhir.
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved