Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DI era industri 4.0, PT Pusri Palembang yang merupakan pabrik pupuk pertama di Indonesia terus berupaya melakukan inovasi untuk meningkatkan daya saing. Saat ini pun Pusri semakin fokus melakukan program revitalisasi pabrik dan pengembangan usaha.
Sejak 2012, Pusri telah merevitalisasi pabrik lama yang boros energi dengan pabrik baru Pusri-IIB yang hemat energi dan ramah lingkungan.
Kemudian, disusul penggantian dua pabrik sekaligus, Pusri III dan Pusri IV, menjadi Pusri-IIIB yang saat ini sedang tahap persiapan.
Di awal pengoperasian pabrik, beberapa kali dihadapkan pada kondisi rendahnya reliability pabrik, sehingga berpotensi unscheduled shutdown. Salah satu faktor yang mendominasi terjadinya unscheduled shutdown adalah sistem proteksi peralatan kritis yang belum efektif.
"Bila kondisi ini terus berlangsung, maka dapat menyebabkan penurunan kinerja produksi, menurunnya Key Performance Indicator (KPI) unit produksi, serta menurunnya tingkat efisiensi pabrik," kata Manager Humas PT Pusri Soerjo Hartono, Minggu (16/8).
Baca Juga: Tanggapi Isu Kelangkaan Pupuk, Kementan: Pupuk 2020 Cukup
Untuk mengatasi hal tersebut, karyawan produksi bekerja sama dengan Departemen Teknologi & Informasi mulai melakukan upaya perbaikan dengan memanfaatkan teknologi internet. Di antaranya yakni dengan mengembangkan wesbite memonitoring kondisi operasional pabrik. Website ini dinamakan dashboard e-plant (http://performap2b.pusri.net).
Dengan adanya e-Plant, setiap karyawan yang menggunakan atau membuka web dapat menginformasikan atau memberikan peringatan dini jika akan terjadi shutdown atau keadaan abnormal dalam operasional pabrik.
"Dashboard e-plant tidak hanya dapat diakses melalui desktop, namun juga dapat diakses melalui gadget masing-masing karyawan produksi dalam bentuk aplikasi mobile," jelasnya.
Soerjo mengatakan inovasi yang dilakukan karyawan produksi dan TI merupakan upaya cerdas untuk mencegah terjadinya unscheduled shutdown pabrik yang dapat menyebabkan pemborosan biaya.
''Karena satu kali start up pabrik setelah terjadi shutdown, bisa menyebabkan pemborosan biaya sampai dengan Rp5 miliar-Rp11 milliar,'' ujarnya.
Ditambahkan Soerjo, bahwa dashboard e-plant ini selain dapat memudahkan monitoring opersional pabrik, juga dapat meningkatkan komunikasi dan akses informasi antar karyawan di unit produksi. Sehingga kinerja produksi makin meningkat dan dapat mengejar target-target perusahaan.
Ia menambahkan inovasi e-plant ini bahkan telah mengantarkan Pusri pada pencapaian sebagai Top Corporate Performance In Fertilizer
Industry 2020 dan Top CEO In Digital Transformation 2020 untuk Direktur Utama PT Pusri, Muyono Prawiro.
Kedua penghargaan tersebut diberikan dalam ajang TOP Digital Innovation Award 2020 sebagai apresiasi kepada perusahaan yang mampu meraih kinerja terbaiknya dalam mengadopsi teknologi informasi. (DW/OL-10)
Sekretaris Perusahaan, Yehezkiel Adiperwira, menyebut keseimbangan antara operasional dan target iklim menjadi fokus utama perusahaan saat ini.
Sudaryono menyebutkan bahwa sejumlah negara telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk mereka.
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Pupuk Indonesia bersama Petronas Chemicals Group Berhad dan Brunei Fertilizer Industries resmi membentuk asosiasi produsen pupuk Asia Tenggara bernama SEAFA.
Harga pupuk jenis Urea non-subsidi kini bertengger di angka Rp450.000 per sak, naik dari harga sebelumnya Rp400.000. Tidak hanya itu, pupuk KCL turut merangkak naik ke Rp430.000 per sak.
Komitmen memperkuat efisiensi industri dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) mengantarkan PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih sejumlah penghargaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved