Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus korona di Kabupaten Garut, pemerintah daerah menjalani uji usap atau swab massal di lingkungan pemerintah dilakukan oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN). Pelaksanaan yang dilakukannya tersebut, diikuti oleh Bupati Rudy Gunawan, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman.
Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, uji usap atau swab massal yang digelar itu sebagai upaya meminimalisir penularan virus Covid-19 di lingkungan pemerintah Garut dan itu merupakan langkah dan perintah dari Mendagri. Namun, uji usap yang dilakukannya selama ini secara masif dalam satu bulan ke depan.
"Untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona, pemerintah kabupaten Garut selama ini telah melakukan swab massal agar seluruh PNS ikut serta menjadi peserta. Karena, virus korona selama ini belum ada vaksinnya dan mudah-mudahan di Kabupaten Garut tidak ada penambahan kasus Covid-19 dengan harapan agar masyarakat selalu memakai masker dan cuci tangan secara baik serta menjaga jarak," katanya, Rabu (12/8/2020).
Bac Juga: Mengenal Rapid Test dan Swab Test
Rudy mengungkapkan, pemerintah Garut juga rencananya akan melakukan swab massal itu kepada institusi lain seperti TNI, Polri, pondok pesantren dan tempat keramaian yakni pasar dan tempat wisata. Karena, selama ini sudah menyediakan 10 ribu alat swab dan jika ada kekurangan akan ditambah sesuai perintah Mendagri yaitu satu persen dari total jumlah penduduk.
"Kami selama ini memang sangat memerlukan 27 ribu alat swab dari total penduduk 2,7 juta jiwa, namun saat ini baru dilakukan tes swab sebanyak 2 ribu dan hari ini tapi Pemkab Garut sudah menyediakan tambahan agar semua itu bisa melakukannya demi pegawai dan rakyat agar terbabas dari penyakit korona," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, swab massal dilakukan karena saat ini ada penambahan kasus positif di Garut dan diharapkan penyebaran virus bisa terpantau dan teratasi. Namun, pemerintahan juga tetap melakukan pengawasan terutama kepada masyarakat agar mereka selalu wajib memakai masker disaat keluar rumah maupun di kantor.
"Swab massal yang dilakukannya sekarang ini agar bisa disekat tapi pemerintah juga tetap akan berupaya melakukannya di kantor DPRD dimana seluruh pimpinan dan anggota DPRD termasuk staf setwan harus mengikuti supaya tidak ada klaster baru terutama perkantoran. Kami juga meminta agar masyarakat selama ini tetap harus mengedepankan pola hidup bersih dan sehat," paparnya. (AD/OL-10)
menjalani tesswab
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Studi menemukan swab test sederhana mampu mengidentifikasi anak-anak yang berisiko alami penyakit jantung.
Menkes Budi Gunadi Sadikin tes antigen mandiri (self testing) dinilai lebih banyak false negatif atau tidak akurat. Seseorang bisa dapat hasil negatif padahal sedang positif covid-19.
KEMENTERIAN Kesehatan mengimbau agar masyarakat melakukan tes antigen mandiri jika mengalami gejala covid-19 baru yang disebabkan varian Arcturus.
Bioquick dan Panbio memperlihatkan kemampuan untuk mendeteksi protein SARS-CoV-2 yang dicari.
Dalam kegiatan itu, Mayapada Hospital bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung dan UPTD Puskesmas Kujangsari, bermitra dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran
Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun, dari 3.888 unit tempat tidur yang disiapkan, sejauh ini baru terpakai 184 unit
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved