Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI bentuk kepedulian mereka terhadap kondisi di Tanah Air yang masih terpuruk akibat pandemi covid-19, Agung Podomoro Group (APG) berkomitmen untuk terus membangun negeri, sehingga perekonomian dapat terus bergerak. Langkah konkrit yang dilakukan yakni dengan menghadirkan kota mandiri dan satelit baru Kota Podomoro Tenjo.
Marketing Director Agung Podomoro Group Agung Wirajaya menjelaskan, Kota Podomoro Tenjo merupakan bukti kemampuan perusahaan untuk mendorong percepatan aktivitas ekonomi nasional dan daerah. Keberadaan kota baru ini sekaligus memperkuat tonggak sejarah Agung Podomoro Group yang telah lebih dari setengah abad menjadi bagian dari perkembangan industri properti di tanah air.
Baca juga: Sektor Properti Paling Menjanjikan kala Pandemi Covid-19
“Kami bersyukur Kota Podomoro Tenjo dapat diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia secara luas. Kota baru ini diharapkan dapat menjadi katalis perekonomian terutama di wilayah Tenjo, Bogor Jawa Barat,” jelas Agung, Rabu (12/8).
Agung mengatakan kehadiran Kota Podomoro Tenjo ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam membangkitkan perekonomian nasional. Oleh karena itu perusahaan terus berinovasi dan melakukan berbagai terobosan untuk menghadirkan produk yang memberikan nilai manfaat optimal untuk masyarakat Indonesia secara luas.
Residential Department Head Agung Podomoro Group Zaldy Wihardja mengatakan Kota Podomoro Tenjo merupakan proyek baru dengan total lahan sekitar 700 hektar. Kota Mandiri dan satelit baru ini berlokasi di perbatasan tiga wilayah, sehingga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi di wilayah Bogor, Depok dan Tangerang.
“Kota Podomoro Tenjo di awal pembangunan akan menghadirkan landed house dan didukung Smart City Infrastructure. Rumah tapak ini hadir dengan konsep rumah tumbuh dengan kisaran harga Rp200 jutaan dengan kualitas Middle Up,” ungkap Zaldy.
Konsep rumah tumbuh tersebut diyakini menjadi magnet bagi masyarakat produktif, karena selain dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga, juga dapat menghemat anggaran. Pembangunannya didukung Eco Green House Concept atau konsep rumah hijau sehingga dari sisi aspek kesehatan juga terpenuhi.
Keunggulan lain yang dapat dirasakan masyarakat di antaranya ketersediaan Green Belt, dimana kawasan satu dengan lainnya saling terhubung. Kawasan tersebut akan dikelilingi spot yang luas untuk setiap individu dapat menikmati udara yang segar dilengkapi taman komunal, lahan terbuka yang berfungsi sosial dan estetika sebagai sarana kegiatan rekreatif.
Dari sisi akses, Kota Podomoro Tenjo didukung infrastruktur berupa tol Serpong – Balaraja. Jalur tol tersebut mengarah ke JORR, Bintaro dan Serpong. Selain itu terdapat akses melalui commuter line yang melewati Jakarta – Rangkas Bitung yang akan dibangun KRL yang akan menempel dengan proyek Tenjo dan diproyeksikan menjadi Grand Transit Oriented Development (TOD). TOD ini akan terintegrasi dengan mal, hotel, pasar modern dan akses transportasi.
“Kami berharap kehadiran Kota Podomoro Tenjo dapat menciptakan multiplier effect ekonomi secara luas sehingga mampu mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita bisa bersama-sama bangkit untuk membangun negeri yang kita cintai ini,” tegas Zaldy.
Pada kesempatan yang sama, Agung Podomoro Group juga meluncurkan produk baru melalui 12 proyek properti yang sudah existing diantaranya Podomoro Golf View, Vimalla Hills, Grand Madison, SOHO Pancoran, Harco Sky, Kota Kertabumi, Podomoro City Deli, Podomoro Park Bandung, Orchard Park Batam, Borneo Bay dan Bukit Mediterania.
Produk baru Agung Podomoro Group terdiri dari rumah tapak, apartemen, kondominium dan konsep hunian sekaligus kantor. Untuk meningkatkan layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat masa kini, Perusahaan terus berupaya menciptakan inovasi baru sehingga bisa memberikan nilai tambah dan pengalaman terbaik dalam mengakses kebutuhan di industri properti.
“Inovasi ini sejalan dengan tagline perusahaan yakni Living in Style suatu kondisi yang membawa masyarakat bergerak menuju pada pemikiran dan kehidupan yang lebih modern didukung sarana dan prasarana penunjang yang komprehensif dan memadai,” ujar Zaldy. (RO/A-1)
Apresiasi datang dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait terhadap sinergi sektor swasta dalam memperluas akses hunian layak bagi masyarakat.
Generasi Z dan Milenial di Jakarta mulai meninggalkan konsep kepemilikan rumah sebagai simbol sukses. Simak analisis pakar properti terkait tren ini.
Kategori-kategori baru diluncurkan pada IPA 2026 sesuai perkembangan pasar properti saat ini. Termasuk Best Condo Developer dan Best Housing Developer dalam kategori Developer Award.
Laba emiten properti melonjak 216,7% pada 2025, ditopang optimalisasi aset dan pendapatan berulang, serta membagikan dividen Rp2 miliar.
PELAKU industri properti dan jasa keuangan terus dituntut adaptif di tengah dinamika global yang bergerak cepat.
Meskipun indeks harga properti residensial di pasar primer terus menunjukkan tren kenaikan, peluang bagi pembeli rumah pertama masih terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved