Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASKA banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sebanyak 18 orang pengungsi banjir dinyatakan terinfeksi virus korona atau Covid-19. Kini mereka sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan melakukan isolasi secara mandiri.
Kepala Dinas Kesehatan Luwu Utara Komang Krisna, Rabu (5/8) mengungkapkan, 18 pengungsi yang positif Covid-19 itu, terdiri dari satu keluarga yang beranggotakan 14 orang, dan empat lainnya didapati dari hasil skrining.
"Empat itu, skrining karena mereka dari rumah sakit, ada juga yang mau bepergian ke Makassar dan Jawa, tapi kita rapid test yang hasilnya reaktif dan tes menunjukkn mereka terpapar, sehingga dirawat," singkat Komang.
Menanggapi hal itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menambahkan, jika 14 orang yang satu keluarga terpapar Covid-19 itu, berdasarkan hasil tracking, mereka sempat dikunjungi keluarga, membantu membersihkan sisa banjir, yang berasal dari kabupaten tetangga yang ada klaster tempat kerjanya. "Karenanya, mereka kita minta isolasi mandiri," tukasnya.
Sebelumnya, Komang pernah mengimbau, semua yang ingin berkunjung ke Luwu Utara, khususnya para relawan untuk lebih meningkatkan kewaspadaannya dan tetap mematuhi protokol kesehatan. hal itu dilakukan demi keselamatan bersama sebagai upaya memutus penyebaran virus korona.
Karena memang, Ahli Epidemiologi Universitas Hasanuddin Prof Ridwan Amiruddin sempat menilai, ada potensi penularan kasus Covid-19 memang harus diwaspadai di Luwu Utara pascabanjir.
"Begitu banyak relawan dari wilayah episentrum Makassar dan kota lain, yang akan melewati beberapa kabupaten/kota menuju pusat bencana dan tentu akan berinteraksi dengan banyak orang yang terkadang dengan protokol kesehatan yang terbatas," kata Prof Ridwan beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Update Covid-19 per 5 Agustus: 1.815 Orang Positif , Sembuh 1.839
Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas ini juga tidak menampik, kondisi pascabanjir bandang bisa mengalihkan perhatian petugas. Bahkan beberapa petugas sendiri dinilai telah menjadi korban.
Dan hingga hari ini, kasus Covid-19 di Luwu Utara, angka positifnya sebanyak 83 orang, 57 diantaranya sudah sembuh, 24 masih menjalani perawatan, dan dua meninggal. Angka positif tersebut tersebar di 10 kecamatan dari 15 kecamatan yang ada di Luwu Utara. (OL-13)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
SORAK-SORAI dan tari Paddupa menyambut mereka di perbatasan kota. Belasan kilometer, guru dan siswa berbaris, mengenakan pakaian batik PGRI.
DUA guru asal Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Rasnal dan Abdul Muis, secara resmi aktif kembali sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
PRESIDEN Republik Indonesia Prabowo Subianto akhirnya menggunakan hak prerogatifnya untuk memulihkan nama baik dan hak kepegawaian dua guru dari Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Abdul Muis dan Rasnal, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap nasib guru daerah.
DUA guru dari Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Abdul Muis dan Rasnal, merasa lega dan terharu setelah menerima surat rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto
Banjir yang menerjang lima kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, hingga kini masih terjadi. Ribuan hektare area perkebunan di daerah tersebut terancam mengalami gagal panen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved