Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengaku hingga saat ini sudah ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan pembakaran hutan dan lahan (Karhutl) di wilayah Bangka Selatan. Kapolda Kepulauan Babel, Inspektur Jendral (Irjen) Anang Syarif Hidayat mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti jika ditemukan adanya unsur kesengajaan dari karhutla.
"Karhutla ini jadi atensi kita, jadi kita tidak segan-segan melakukan tindakan jika ada bukti mengarah ada unsur kesengajaan karhutla tersebut," kata Kapolda, Selasa (4/8).
Ia menyebutkan untuk saat ini, sudah ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga melakukan karhutla di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.
baca juga: Kalsel Siaga Karhutla
"Untuk saat ini sudah ada satu orang yang ditetapkan Polres Bangka Selatan sebagai tersangka pembakaran hutan dan lahan di wilayah hukumnya," ujar dia.
Satu kasus karhutla yang ditangani Polres Basel ini sedang dalam proses untuk itu, ia meminta polres jajaran lainya untuk menindaklanjuti kasus-kasus karhutla yang ada di wilayah hukumnya masing-masing.(OL-3)
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tim gabungan berhasil menangkap kembali 8 tahanan yang kabur dari Mapolres Bangka dalam waktu kurang dari 48 jam. Satu orang menyerahkan diri.
Selain air mancur di taman kebanggaan Polda Babel ini dilengkapi berbagai falitas seperti ruang bermain anak yang menjadi tempat favorit bagi orangtua yang membawa anak-anaknya.
Selain memutus akses jalan, kejadian ini juga menimbulkan korban. Dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas saat jembatan roboh terjatuh dan mengalami luka.
Kapolda Babel Irjen Viktor T. Sihombing mengatakan patroli tersebut dilaksanakan oleh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Menumbing (OLM) 2025.
Kenaikan UMP 2026 sebesar 4,05 persen di Bangka Belitung dipandang sudah cukup baik untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved