Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah telah melakukan 138.500 tes covid-19. Kasus yang terjadi di Jepara menjadi sorotan karena pola klaster penyebaran korona tidak jelas hingga cukup berbahaya.
Pantauan Media Indonesia, Selasa (4/8), kasus covid-19 di Jawa Tengah terus menunjukan angka peningkatan hingga kini tercatat mencapai 9.954 kasus dari 35 kabupaten/kota yang ada. Kasus covid-19 di Kabupaten Jepara menjadi sorotan karena tingkat penyebaran cukup tinggi.
Data dihimpun dari Dinas Kesehatan Jepara, kasus covid-19 telah mencapai 1.111 kasus yakni sebanyak 253 orang masih dirawat terdiri dari 170 orang isolasi mandiri, 45 orang di rumah sakit di daerah Jepara dan 38 orang di rumah sakit luar Jepara.
Meskipun angka kesembuhan covid-19 di Jepara menunjukan angka menggembirakan yakni capai 787 orang dan meninggal 71 orang, namun penularannya terus diwaspadai mengingat pola klaster penyebaran yang tidak jelas.
"Khusus Jepara terus dilakukan pemantauan dan test covid-19 secara massal guna pencegahan, karena penyebaran yang masih tinggi dan merata hampir di semua wikayah yang ada," kata Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo.
Baca juga: Sepulang dari Gresik, Ketua DPRD Jepara Wafat akibat Covid-19
Secara keseluruhan di 35 kabupaten/kota, ucap Yulianto Prabowo, Pemprov Jawa Tengah telah melakukan 138.500 test covid-19, bahkan test swab juga dilakukan secara masif dan telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan provinsi lain.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan percepatan penanganan covid-19 terus dilakukan terutama pencegahan penyebaran dengan memutus mata rantai perkembangan virus yang ada, terutama di daerah yang masih rawan seperti Jepara, Kota Semarang dan Demak.
"Kita terus kejar dengan test covid-19 secara massal, Jepara menjadi daerah paling rawan karena pola klaster penyebaran covid-19 di Jepara tidak jelas," kata Ganjar.
Kondisi tidak jelasnya klaster yang ada ini, lanjut Ganjar Pranowo, menjadikan penyebaran cukup berbahaya karena sulit untuk dideteksi secara dini, maka selain menggalakan test massal juga terus dilakukan pelacakan pada setiap kasus yang ada.
"Gerakan Jogo Tonggo, Jogo Kerjo dan Jogo Santri harus terus dilakukan," imbuhnya.(OL-5)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Di sejumlah kawasan di Kabupaten Jepara seperti Kecamatan Monggo dan Kembang harga melonjak hingga mencapai Rp30 ribu per tabung.
Proses hukum kini difokuskan pada dua tersangka yang telah ditahan dan satu penyuplai yang masih dalam pengejaran.
POLISI memeriksa pemilik usaha dalam kasus tewasnya 5 warga setelah menenggak minuman keras atau miras oplosan di Jepara. Korban miras oplosan bertambah
Kepolisian Jepara juga masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus minuman keras oplosan tersebut, yakni dengan melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.
Predator seksual asal Desa Sendang, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Safiq, 21, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara untuk kembali disidangkan.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved