Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA kepolisian Polrestabes Medan terpaksa menembak mati dua Bandar narkoba dalam upayanya menggagalkan peredaran 55 kilogram sabu. Belasan orang lain ikut diamankan petugas selain berbagai barang bukti.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Martuani Sormin mengatakan, penindakan terhadap dua jaringan narkoba ini mengungkapkan adanya keterlibatan 15 orang tersangka.
"Dua orang di antaranya terpaksa diberikan tindakan keras, tegas, tepat danterukur, karena mengancam keselamatan petugas," ujarnya kepada wartawan, Senin (20/7).
Selain barang bukti 55 Kg yang dipasok dari Malaysia, polisi juga mengamankan barang-barang bukti lain berupa 6 unit roda empat, 5 unit roda dua, dan 27 unit handphone.
Baca juga : Oknum Anggota DPRD Sumut Aniaya Dua Personel Ditlantas Polda
Lebih lanjut dipaparkannya, penindakan ini dilaksanakan jajaran polsek di wilayah hukum Polrestabes Medan. Peredaran narkiba digagalkan dari beberapa lokasi dan waktu penangkapan yang berbeda.
Pengungkapan ini adalah keberhasilan personel Unit Reskrim Polsek Medan Baru, Polsek Sunggal, Polsek Patumbak serta Polsek Kutalimbaru.
Dari 55 Kg sabu yang disita, sebanyak 40 kg di antaranya berasal dari penindakan Unit Reskrim Polsek Medan Baru, Polsek Patumbak menyita 11 Kg, Polsek Sunggal 3 Kg dan Polsek Kutalimbaru seberat 1 Kg.
Dua tersangka terpaksa ditembak hingga meninggal dunia karena memberikan perlawanan dan membahayakan jiwa petugas yang akan menangkap.(OL-2)
Mereka menjadi tersangka kasus dugaan pencucian uang yang berkaitan dengan bisnis peredaran gelap narkoba Koko Erwin.
Tersangka terakhir yang keluar adalah CA, anak Koko Erwin. Tangannya tampak tidak diborgol dan hanya menundukkan wajah saat berjalan.
Bareskrim Polri merinci jenis narkotika yang diedarkan Andre Fernando alias The Doctor, mulai dari sabu hingga etomidate dengan nilai transaksi miliaran rupiah.
Bareskrim Polri mengungkap pelarian Andre Fernando alias The Doctor yang sempat membuang iPhone di jalan tol Malaysia sebelum ditangkap di Penang.
Bareskrim Polri mengamankan 10 barang bukti mewah, termasuk iPhone 17 Pro Max dan Rolex, saat menangkap bandar narkoba Andre Fernando alias The Doctor.
Bareskrim Polri mengungkap peran Andre Fernando alias The Doctor sebagai perantara dua bos besar narkoba asal Malaysia dan Aceh untuk pasar Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved