Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS positif Covid-19 di Kabupaten Klaten, Rabu (15/7), terjadi penambahan 20 pasien positif, 19 orang di antaranya dirawat di rumah sakit dan 1 meninggal dunia.
Penambahan kasus pasien positif virus korona tersebut, disampaikan oleh Cahyono Widodo, Juru Bicara Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten.
Baca juga: Kunker DPRD Jawa Tengah ke DIY Dinilai Sembrono
Sebanyak 20 kasus baru positif Covid-19 di Klaten, berasal dari Kecamatan Klaten Utara 5 orang, Kecamatan Tulung 12 orang, dan Kecamatan Polanharjo 3 orang.
Menurut Cahyono, satu dari 20 pasien baru yang dirawat di rumah sakit meninggal dunia, yaitu pasien J, 41, warga Kecamatan Tulung. Sebelumnya, J dirawat di RS Islam.
Saat ini, 11 pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Tulung menjalani perawatan intensif di RS Islam dan RSD Bagas Waras Klaten, dengan kondisi baik dan stabil.
Kemudian, 5 pasien dari Kecamatan Klaten Utara dirawat di RSUP Soeradji Tirtonegoro, dan 3 pasien asal Polanharjo menjalani perawatan di PKU Muhammadiyah Delanggu.
Dengan penambahan 20 kasus positif Covid-19, jumlah pasien positif di Klaten akumulatif 89 orang, 37 di antaranya dirawat di rumah sakit, 47 sembuh, dan 5 orang meninggal dunia. (OL-6)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved