Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK dua dari empat warga Kabupaten Asahan, Sumatra Utara, yang teridentifikasi positif Covid-19 pada Selasa (23/6), merupakan pedagang salah satu pasar tradisional di daerah tersebut. Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Asahan Rahmat Hidayat Siregar mengungkapkan, empat orang warga daerahnya telah didiagnosis mengidap virus korona setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan swab.
"Saat ini mereka sudah dirujuk ke beberapa rumah sakit di Kota Medan untuk mendapatkan perawatan," ujarnya, Kamis (25/6).
Dia menerangkan, dua dari empat pasien tersebut adalah pasangan suami istri yang sehari-hari bekerja di pasar tradisional di Jalan Kartini, Asahan. Pasangan berinisial MS, 77, dan SS ,59, awalnya mengalami sesak nafas pada tanggal 3 Juni 2020.
Dua minggu kemudian, atau tepatnya tanggal 15 Juni 2020, pihak keluarga membawa mereka berobat ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran. Pada rumah sakit tersebut kemudian dilakukan rapid test covid-19 terhadap pasutri tersebut dengan hasil reaktif.
Tiga hari berikutnya mereka dirujuk ke RS Martha Friska Medan dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) untuk dilakukan pemeriksaan Swab nasofaring. Dan pada 23 Juni 2020, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Utara bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan mengumumkan hasil pemeriksaan swab keduanya dengan hasil positif.
Kemudian dua warga Asahan lainnya yang ikut didiagnosis mengidap Covid-19, yakni seorang wanita berinisial ARP, 37, dan seorang dokter berinisial Nn, 51. ARP merupakan warga Desa Sei Silo Timur, Kecamatan Buntu Pane dan Nn adalah warga Komplek RSUD HAMS Kisaran.
Untuk menindaklanjuti kasus-kasus positif ini Dinkes Asahan bekerja saman dengan pihak-pihak terkait segera melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah kontak langsung dengan keempat pasien. GTPP Asahan juga sudah melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap pasar tradisional di Jalan Kartini.
baca juga: Kalsel Waspadai Gelombang Kedua Penyebaran Covid-19
Rahmat meminta warga untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di manapun berada, terutama saat di luar rumah.
"Tetap memakai masker, menghindari keramaian, mencuci tangan dengan sabun, sering berolahraga serta tetap menjaga kesehatan," paparnya.
Dengan adanya empat pasien tersebut saat ini angka penularan Covid-19 di Asahan menjadi 13 orang positif, 8 orang masih dirawat, 3 orang sembuh dan 2 orang meninggal dunia.(OL-3)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Purbaya menilai kondisi tersebut berbeda dengan pandangan sejumlah pengamat yang sebelumnya menyebut pasar tradisional mengalami mati suri.
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Pemerintah kembali menegaskan komitmen menjaga harga bahan pokok tetap stabil di pasar tradisional di tengah dinamika ekonomi nasional.
Jelang Natal dan tahun baru, harga cabai merah dan telur di pasar tradisional terus merangkak naik cukup signifikan hingga banyak pembeli mengeluhkan kenaikan itu
Pasar Murah yang dilakukan Pemprov Jatim selama menyasar daerah daerah pinggiran kota yang sangat jauh dari pasar Tradisional, sehingga tidak perlu harus ke Pasar Tradisional.
Pasar tradisional masih menghadapi tantangan besar, tidak hanya soal kesan kumuh, tetapi juga persaingan dengan pasar modern dan e-commerce.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved