Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL nelayan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tersambar petir hingga mengakibatkan pecah dan tenggelam di daerah penangkapan Karang Seven laut Bangka.
Nahkoda kapal Olidin Sutomo, 54, mengatakan, petir yang menyambar dan mengakibatkan kapalnya pecah terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, saat kejadian tengah dilakukan perbaikan pipa pembuangan oleh salah satu anak buah kapal.
"Petir menyambar kapal saat cuaca di laut dalam kondisi hujan secara bertahap," kata Olidin, Senin (22/6).
Olidin mengatakan kapal tersebut ditumpangi dirinya bersma dua anak buah kapal, Dodi (35) dan Jul (50). Kemudian tersambar petir pada hari keempat di laut saat mencari ikan dengan alat tangkap jaring.
"Saya sengaja tidak menurunkan jangkar kapal saat itu karena untuk menghambat masuknya air laut ke dalam kapal meskipun kapalnya tenggelam dan dibawa arus air laut," jelasnya.
Baca juga: Kapal Dharma Rucitra III Kandas, Penumpang & Awak Selamat
Dia bersama dengan dua anak buah kapal selamat, berenang mendekati kapal nelayan yang sedang mencari ikan berjarak kurang lebih 300 meter.
"Saya bersama dengan dua anak buah kapal berenang kurang lebih 300 meter untuk mendapatkan pertolongan dari nelayan lain yang sedang mencari ikan," imbuhnya.
Atas musibah tersebut, korban mengalami kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Sementara Ketua HNSI Kabupaten Bangka, Ridwan mengingatkan seluruh nelayan di daerahnya untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan aspek keselamatan saat melakukan aktivitas penangkapan.
"Lengkapi kapal dengan alat keselamatan seperti jaket pelampung dan kelengkapan keselamatan lainnya," kata Ridwan.
Pada saat hendak melaut, ujar Ridwan, nelayan harus memastikan kapal dalam kondisi baik atau layak berlayar.(OL-5)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih mengintai Indonesia selama periode 3-9 April 2026. Pada masa peralihan musim atau pancaroba ini.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, meski Indonesia mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tim gabungan berhasil menangkap kembali 8 tahanan yang kabur dari Mapolres Bangka dalam waktu kurang dari 48 jam. Satu orang menyerahkan diri.
Selain air mancur di taman kebanggaan Polda Babel ini dilengkapi berbagai falitas seperti ruang bermain anak yang menjadi tempat favorit bagi orangtua yang membawa anak-anaknya.
Selain memutus akses jalan, kejadian ini juga menimbulkan korban. Dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas saat jembatan roboh terjatuh dan mengalami luka.
Kapolda Babel Irjen Viktor T. Sihombing mengatakan patroli tersebut dilaksanakan oleh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Menumbing (OLM) 2025.
Kenaikan UMP 2026 sebesar 4,05 persen di Bangka Belitung dipandang sudah cukup baik untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved