Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1.181 jamaah calon haji (calhaj) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, batal berangkat ke Tanah Suci. Hal ini menyusul keputusan Menteri Agama RI tentang pembatalan pemberangkatan calhaj tahun ini karena situasi pandemi Covid-19.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten, Anif Solikhin, mengatakan Menteri Agama RI telah memutuskan pemberangkatan calhaj tahun ini dibatalkan. Kabupaten Klaten pun mengikuti keputusan pemerintah pusat tersebut.
Sebenarnya, sebanyak 1.181 jamaah calhaj asal Kabupaten Klaten sudah siap untuk diberangkatkan ke Tanah Suci. Namun, batal berangkat setelah terbit keputusan pemerintah pusat yang membatalkan pemberangkatan calhaj tahun ini.
Baca Juga: Haji 2020 Batal, Begini Prosedur Pengembalian Setoran Lunas Bipih
Menurut Anif Solikhin, dengan adanya keputusan pemerintah pusat yang membatalkan pemberangkatan calhaj tahun ini atau 1441 Hijriah, jamaah yang tertunda berangkat itu otomatis nanti akan diberangkatkan pada tahun 2021.
''Jadi, pemberangkatan jamaah calhaj mundur satu tahun. Pembatalan ini karena situasi pandemi Covid-19, serta untuk keselamatan umat dan bangsa yang diutamakan,'' kata Anif kepada Media Indonesia di kantornya, Rabu (3/6).
Keputusan pembatalan pemberangkatan calhaj oleh Pemerintah RI, lanjut Kakan Kemenag Kabupaten Klaten itu, karena Arab Saudi sampai 1 Juni lalu belum juga memutuskan akan menyelenggarakan atau menerima tamu haji atau tidak.
Baca Juga: Kemenag Sumsel: Pengembalian Uang Pelunasan Haji Hanya 9 Hari
Terkait keputusan pemerintah pusat yang membatalkan pemberangkatan jamaah calhaj tahun ini, Kantor Kemenag Klaten secara resmi akan segera mengirim surat pemberitahuan itu kepada Bupati dan Dinas Kesehatan Klaten.
Selanjutnya, untuk pemberitahuan jamaah calhaj, pihaknya masih menunggu dari Kanwil Kemenag Jawa Tengah. Karena, ada hal teknis yang perlu disampaikan dan tidak hanya pemberitahuan pembatalan pemberangkatan jamaah tersebut.
''Untuk jamaah calhaj yang sudah melunasi biaya pemberangkatan, pelunasannya bisa diambil. Tetapi, teknis pelaksanannya masih menunggu kebijakan dari Kanwil. Biaya pelunasan itu sekitar Rp11 juta,'' papar Anif Solikhin. (JS/OL-10)
Menyajikan lakon Sang Drupadi, dalang Nyi Kenik Asmorowati malam itu mampu menghidupan suasana meriah, sensasional, dan menakjubkan penonton yang memadati kompleks RSPD Klaten.
Pemkab Klaten dan Forkopimda menggelar simulasi penanganan bencana banjir. Kegiatan simulasi melibatkan seluruh stakeholder ini dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026.
Kabupaten Klaten meraih delapan penghargaan di ajang Top BUMD Awards 2026, yang digelar di Raffles Hotel, Jakarta Selatan.
Ratusan warga masyarakat menyerbu Bus Makan Gratis Indowareg di halaman Gedung Sunan Pandanaran (RSPD) Klaten, Senin (13/4).
Tradisi gerebeg syawal di Bukit Sidogura, adalah dalam rangka nguri-uri (melestarikan) budaya yang telah dijalankan para leluhur.
Tradisi Kenduri Bakdo Kupat sejak 1970 menjadi sarana mempererat kebersamaan, gotong royong, dan nilai spiritual warga pasca-Idul Fitri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved