Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat menyatakan telah menyalurkan bantuan sosial terhadap sekitar 900 ribu kepala keluarga (KK) yang masuk kategori rawan miskin baru akibat pandemi virus korona (covid-19). Para penerima bantuan itu merupakan masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan dari pemerintah pusat dan kabupaten/kota, namun kini perekonomiannya terkendala penyebaran Covid-19.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Arifin Soedjayana mengatakan, pihaknya menargetkan 1,6 juta KK yang akan mendapat bantuan sebesar Rp500 ribu selama empat bulan itu. "Penyaluran bansos dari pemprov sudah hampir 900 ribu," katanya di Bandung, Rabu (3/6).
Dia mengakui adanya keterlambatan dalam penyaluran bantuan tersebut karena terkendala pendataan yang belum sempurna. Namun, menurut dia saat ini inventarisasi KK yang berhak menerima sudah selesai sehingga penyalurannya pun akan segera rampung.
"Sekarang pendataan selesai. Insya Allah penyaluran selesai sesuai target. 8 Juni ini diharapkan sudah selesai semuanya," paparnya.
Selain untuk warga Jawa Barat yang sudah memiliki identitas penduduk setempat, dia memastikan bantuan sosial inipun akan diberikan bagi warga pemilik KTP luar Jawa Barat. "Pendatang juga akan diberi bantuan asal sudah terdata di RT/RW," ujarnya.
Dia menjelaskan, setiap KK penerima manfaat akan mendapatkan uang tunai Rp150 ribu dan sembako senilai Rp350 ribu yang terdiri dari beras, mie instan, gula, vitamin, dan telur. Ia juga memastikan beras yang diberikan kepada masyarakat ini merupakan kualitas premium dan bukan hasil impor.
Terkait ketersediaan pangan di Jawa Barat secara keseluruhan, menurutnya pun masih dalam kondisi aman. Dia mencontohkan, stok beras saat ini berada di angka 500 ribu ton sehingga aman untuk memenuhi kebutuhan empat bulan ke depan. (R-1)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved