Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGKAT kedisplinan masyarakat Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dalama penerapan protokol kesehatan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) relatif masih cukup rendah. Masih banyak didapati masyarakat Cianjur yang tidak menggunakan masker ataupun menerapkan physical distancing.
Kabid Humas dan Data Operasi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur, Teddy Artiawan, kondisi tersebut dimungkinkan terjadi karena dalam waktu dekat akan menghadapi Idul Fitri 1441 Hijriah. Akibatnya, intensitas pergerakan orang pun makin tinggi karena berbelanja berbagai kebutuhan.
"Tingkat disiplin (masyarakat) agak menurun karena momentumnya bersamaan dengan Idul Fitri. Maka, hasil kesepakatan rapat Forkopimda, pada Sabtu (16/5) tempat-tempat keramaian, seperti jalan raya dan lokasi lainnya, akan ditutup," terang Teddy yang juga Kepala Dinas Kominfosan Kabupaten Cianjur itu.
Hasil evaluasi PSBB parsial yang sudah berjalan sepekan lebih, kata Teddy, beberapa pusat keramaian yang jadi tempat terkonsentrasinya massa, belum menerapkan protokol kesehatan secara maksimal. Ia mencontohkan seperti di Pasar Induk Cianjur di Pasirhayam.
"Masyarakatnya masih kurang disiplin. Beda dengan di Pasar Cipanas yang relatif cukup bagus dalam menerapkan protokol kesehatan. Bagi yang tidak pakai masker dilarang masuk. Di dalam kawasan Pasar Cipanas pun sudah diberlakukan social dan physical distancing," jelas Teddy.
Padahal, jelas Teddy, Pemkab Cianjur hampir setiap hari membagikan masker bagi masyarakat, salah satunya di Pasar Induk Cianjur Pasirhayam. Sayang, meskipun masyarakat mengambil masker tersebut, tetapi tidak memakainya. "Alasannya karena pengap," jelas Teddy.
Pemkab Cianjur belum bisa menindak tegas masyarakat yang melanggar aturan tersebut. Sejauh ini hanya sebatas memberikan teguran. "Belum ada sanksi atau hukuman," imbuhnya. (R-1)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved