Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH ada warga di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengabaikan larangan berkerumun yang dikeluarkan Pemerintah Kota Kupang dan provinsi.
Di antaranya di halaman Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Kupang, Kamis (14/5).
Petugas sudah mengatur jarak aman tempat duduk warga yang datang untuk mengurus berbagai kebutuhan di kantor tersebut, namun tetap diabaikan warga. Warga terlihat berkerumuan dan berdesak-desakan saat menerima nomor antrean, saat keluar, atau masuk ruangan.
Selama masa pendemi covid-19, Dispendukcapil Kota Kupang tetap buka namun hanya dari pukul 08.00-12.00 Wita, namun hanya terbatas melayani pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) untuk pembuatan kartu BPJS, siswa dan mahasiswa yang akan melanjutkan sekolah dan masuk kuliah dan warga yang akan mendaftar sebagai calon anggota polisi dan TNI.
Baca juga: UMKM dan PKL di Kota Cirebon Dapatkan Dana Bantuan Sosial
Kepala Dinas Dukcapil Kota Kupang Agus Ririmase mengatakan pihaknya mengingatkan warga lewat pengeras suara untuk tidak berdesak-desakan tetapi diabaikan.
Hal itu terjadi karena warga yang datang dalam jumlah banyak, umumnya mengurus KK dan KTP untuk kebutuhan mendapat bantuan dar pemerintah terkait pandemi covid-19. "Mereka tidak berpikir keselamatan orang lain, padahal kita sudah membuat pembatasan," ujarnya.
Karena warga mengabaikan imbauan pemerintah, menurut dia, mulai Jumat (15/5), warga yang tidak masuk kategori mengurus surat-surat untuk masuk sekolah, kuliah, pengurusan kartu BPJS dan masuk Polri dan TNI, tidak akan dilayani. "Saya minta mereka tidak usah datang dulu," ujarnya.
Mereka boleh datang setelah pandemi covid-19 dinyatakan berakhir. Jika ada warga yang tidak masuk kategori tersebut, tetapi nekat datang ke kantor Dinas Dukcapil, kata Agus, akan dibubarkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). "Boleh datang kalau situasi sudah normal, kami akan layani sampai seribu orang per hari," tandasnya. (X-15)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved