Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
VIRUS korona (Covid-19) yang menjadi pandemi di dunia, bisa menyerang siapa saja. Namun, orang yang berusia lanjut (lansia), di atas 60 tahun, merupakan kelompok yang paling rentan terpapar virus yang berada dari Wuhan, Tiongkok tersebut.
Walau demikian, para lansia bisa tetap menjalani kehidupan secara 'normal' tanpa takut terpapar Covid-19. Pakar geriatri UGM, Dr dr Probosuseno menyatakan ada embilan langkah yang dapat dilakukan agar para lansia tetap sehat di tengah wabah korona.
"Pertama, jaga asupan nutrisi. Kedua, melakukan olahraga dengan intensitas ringan dengan durasi total 30 menit setiap hari, seperti tepuk tangan keras-keras selama satu menit. Aktivitas tersebut bisa dilakukan pada pagi, siang, dan malam," ujar Probosuseno, Selasa (21/4).
Langkah ketiga adalah menghindari stres. Keempat, istirahat atau tidur yang cukup antara 4 sampai 9 jam setiap hari. Kelima, menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Keenam, meningkatkan ketaqwaan keimanan.
"Sejumlah penelitian menyebutkan, ibadah, bersedekah, bersyukur, bersabar, dan berpuasa terbukti mampu meningkatkan stamina dan kekebalan tubuh," jelasnya.
Ketujuh, lanjut Probosuseno, tetap beraktivitas di rumah seperti mengembangkan hobi. Kedelapan, meninggalkan hal-hal yang tidak perlu, seperti tidak melakukan perjalanan atau bepergian apabila tidak ada kebutuhan mendesak.
Kesembilan, tetap melakukan interaksi sosial. Namun, di masa pandemi seperti saat ini, interaksi sosial yang disarankan dilakukan secara virtual. "Dengan cara ini mereka akan tetap terhubung dengan keluarga dan lingkungan sehingga tidak merasa kesepian yang bisa memengaruhi kesehatan mental dan fisiknya," jelasnya
Probosuseno menambahkan menjelaskan, lansia lebih rentan terhadap korona karena kapasitas fungsional organ-organ tubuh lansia mengalami penurunan akibat penuaaan. "Lansia mengalami penurunan kapasitas fungsional hampir pada seluruh sistem tubuhnya, termasuk imunitasnya sehingga rentan terhadap infeksi apapun," terang dia.
Beberapa fungsi tubuh yang menurun seiring pertambahan usia antara lain hilangnya kelenjar timus, kulit semakin menipis, kelenjar lendir berkurang, dan fungsi organ-organ tubuh menurun. Nafsu makan yang berkurang menyebabkan asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh tidak tercukupi.
Akibatnya, kecepatan tubuh saat merespon tidak secepat dan seefektif saat muda. Lansia juga perlu lebih waspada terhadap Covid-19, terlebih yang memiliki penyakit penyerta (komorbid). Apabila tertular Covid-19, mereka akan mendapatkan komplikasi kesehatan yang cukup serius.
"Lansia yang paling rentan atau rapuh adalah lansia tua diatas 80 tahun, diikuti lansia sedang usia 70-80 tahun, dan terakhir lansia muda usia 60-70 tahun," tutur dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM ini. (R-1)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved