Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan meminta para calon pengantin bersabar dalam melangsungkan prosesi akad nikah dalam masa pandemi virus korona atau Covid-19.
Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kanwil Kemenang Kalsel H. Sawiti menjelaskan, sesuai keputusan Dirjen Bimas Islam Kemenang RI, bahwa layanan pencatatan nikah di Kantor Urusan Agama dihentikan sejak 1 April 2020.
"Jadi bagi calon pengantin yang ingin mendaftar akad nikah di KUA per bulan April ini, sementara tidak bisa dilayani, sehingga kita harap mereka bersabar," ujarnya di Banjarmasin, Rabu (15/4).
Menurut dia, tidak ada layanan akad nikah di KUA ini hingga 21 April 2020 nanti, setelah itu akan dilihat perkembangan penyebaran virus korona di negeri ini.
"Ini instruksi dari Kemenag pusat, kita akan menjalankan keputusan itu, hingga ada keputusan lebih lanjut," beber Sawiti.
Dia berharap tidak ada calon pengantin yang melaksanakan prosesi akad nikah di luar KUA, sehingga pencatatan nikah secara resmi tidak ada kendala.
"Karena kalau nikah di luar KUA atau tidak tercatat resmi negara, itu seperti nikah di bawah tangan, nanti untuk mendapatkan buku catatan resmi nikah harus melalui sidang dulu," ujar Sawiti.
Seorang pemuda di Kota Banjarmasin, bernama Ahya yang berencana dengan pujaan hatinya akan melangsungkan akad nikah pada bulan April ini terpaksa harus menunda.
"Pada 1 April saya datang ke KUA mau mendaftar nikah, rencananya 7 April prosesinya, tapi dari pihak KUA tidak bisa melayani sementara, karena ada instruksi dari pusat, kata mereka," ujarnya.
Dengan pertimbangan seluruh keluarganya karena lebih baik mengikuti nikah secara resmi di KUA, maka dia dan calon pengantinnya ikhlas menunda hingga bisa dirayakan secara resmi di KUA.
"Ya mau bagaimana lagi, pihak KUA juga mengaku tak berani melanggar instruksi atasan, moga saja tidak berlangsung lama ini," katanya. (OL-12)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved