Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR empon empon Solo ,Tri Dewa terus menyempurnakan produksi minuman herbal yang diklaim mampu menyembuhkan pasien terinfeksi korona, seiring bertambahnya permintaan dari dua rumah sakit di Bogor dan Medan. Sebelum memperkenalkan minuman sehat olahan dari 20 macam empon empon kepada Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, pria setengah abad warga Punggawan, Solo itu mengklaim sudah menyembuhkan 7 pasien terpapar covid 19 yang dirawat di tiga rumah sakit kawasan Jakarta.
Ketika memperkenalkan ContraVid, Wali Kota Solo sempat menganjurkan, agar Tri Dewa membawa sampel produk minumannya itu ke laboratorium kesehatan, untuk diuji.
"Ya biar teruji, termasuk komposisi ramuanya harus transparan,j angan pakai bahan pengawet, karena ini herbal untuk tujuan kesehatan," pesan wali kota berkumis tebal itu sehari lalu (Senin, 13/4) .
Dan agar misi kemanusiaan melawan virus korona itu juga jelas rekam jejaknya, pakar herbal dari kampung Punggawan itu juga dipesan untuk membuat testimoni pasien atau dokter yang sembuh, usai minum ContraVid. Tri Dewa yang tidak.memiliki basic ilmu farmomologi dan hanya mengandalkan intuisi itupun menyambut baik banyak pesan yang disampaikan Wali Kota Rudy.
"Ya memang baik sekali pesan Pak Walikota.Tapi kalau memang uji lab di Indonesia sulit. Ada perusahaan farmasi asing yang kini sudah menguji sampel yang saya kirimkan.Cuman hasilnya seperti apa memang belum saya terima," katanya kepada Media Indonesia, Selasa (14/4).
Yang jelas, untuk misi kemanusiaan melawan virus jahat asal Wuhan, Tiongkok itu, dia akan terus maju tanpa kenal takut, meski nantinya dihadang sejumlah kesulitan. Terutama terkait perizinan dan transparansi uji lab dari lembaga berwenang seperti BPOM.
"Saya hanya punya keberanian karena memang tidak punya modal.Demi kemanusiaan dan melawan korona, saya akan terus berproduksi. Yang bisa saya sempurnakan, pasti saya lakukan, karena ini menyangkut kesehatan. Dan yang buat memang minuman sehat," tegas pria berkuncir bertubuh kecil ini.
baca juga: Kasus DBD di Klaten Meningkat, Warga Diminta Waspada
Terkait permintaan rumah sakit di Bogor dan Medan, hari Selasa (1/4), ia langsung mengirimkan. Kedua rumah sakit di kota berbeda itu minta setelah mendapatkan informasi ada sejumlah pasien terpapar korona di Jakarta sembuh usai minum ContraVid sebanyak 5 botol dalam lima hari. Untuk rumah sakit di Bogor, Tri Dewa mengirimkan 24 botol, dan yang di Medan dikirim 48 botol.Bahkan rumah sakit yang di Medan menyanggupi membantu uji lab. (OL-3)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved