Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, disebut menolak pemakaman jenazah perawat RSUP dr Kariadi Semarang, Jawa Tengah, yang meninggal akibat tertular virus korona atau covid-19.
Padahal, liang lahat sudah digali untuk perawat yang meninggal pada Kamis (9/4) itu. Namun, karena sekelompok warga Ungaran Timur menolak, pemakaman jenazah perawat tersebut dialihkan ke Bergota Semarang.
Baca juga: Warga Bantah Tolak Makamkan Perawat RSUP dr Kariadi
"Begitu terjadi penolakan jenazah itu kemudian dibawa pulang ke ruang jenazah dan langsung dimakamkan ke tempat lain. Karena sesuai prosedur, 4 jam setelah meninggal harus sudah dikubur," kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang Alexander Gunawan, Jumat (10/4).
Baca juga: Gubernur Sumatra Barat Ajukan PSBB
Padahal, jelas Alexander, awalnya tidak ada persoalan untuk memakamkan jenazah. Selain itu, izin dari RT setempat juga sudah dikantongi. Sehingga, makam sudah digali. "Tapi ketika akan pelaksanaan, tiba-tiba ada sekelompok orang di situ," tambahnya.
Baca juga: Uskup Manado Berikan Penguatan untuk Umat saat Jumat Agung
Dia mengaku kaget dengan kejadian itu. Apalagi, perawat perempuan itu adalah warga setempat dan prosesi pemakaman sudah dilakukan sesuai prosedur.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengecam penolakan pemakaman jenazah perawat RSUP dr Kariadi Semarang, Jawa Tengah, di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang meninggal akibat tertular virus korona atau covid-19.
"Sepertinya ada miskomunikasi. Karena saat pemakaman, datang mobil dalam jumlah banyak sehingga warga panik dan berbuntut penolakan," kata Ketua DPW PPNI Jawa Tengah Edy Wuryanto di Semarang, Jumat (10/4). (X-15)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved