Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Timur (NTT) dokter Dominikus Mere mengatakan pembangunan laboratorium (lab) untuk pemeriksaan swab pasien terjangkit virus korona (covid-19), rampung akhir April 2020.
Laboratorium tersebut dibangun untuk mempercepat pemeriksaan swab pasien virus korona. "Dua puluh hari lagi atau akhir bulan selesai, alat PCR (polimerase chain reaction) juga sudah ada," katanya saat dihubungi di Kupang, Rabu (8/4).
Menurut dokter Dominikus, Setelah rampung, peralatan laboratorium langsung dipasang. Laboratorium dibangun di area Rumah Sakit WZ Johannes Kupang yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan pasien korona di NTT.
Menurutnya, seluruh peralatan laboratorium sudah siap, kecuali dua alat lagi yang dijadwalkan tiba di Kupang dalam beberapa hari ke depan antara lain reagen. Selanjutnya Kementerian Kesehatan akan memeriksa laboratorium tersebut untuk memastikan seluruh peralatan tersedia dan lengkap sebelum siap digunakan.
Saat ini, seluruh sampel dari orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) terkait korona, dikirim ke Laboratorium Litbangkes Kemenkes di Jakarta. Dari 38 sampel yang sudah dikirim ke laboratorium, 18 sampel diketahui negatif korona, sedangkan 20 sampel lagi masih dalam proses pemeriksaan.
Anggaran pembangunan laboratorium bagian dari dana penanganan virus korona sebesar Rp104 miliar. Selain itu, RS WZ Johannes juga sudah selesai membangun tiga ruangan bertekanan negatif yang akan menjadi tempat perawatan pasien korona. Masing-masing ruangan berisi dua tempat tidur, dilengkap fasilitas untuk memonitor detak jatung, nadi dan tekanan darah. (OL-13)
Baca Juga: Kemenkes Permudah dan Percepat Izin Produksi Alkes Korona
Baca Juga: Tiadakan Wisuda, ITB Terbitkan Ijazah Digital
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved